Senin 27 Maret 2023, 17:15 WIB

PBSI Incar Spain Masters setelah Tanpa Gelar di Swiss

Dhika Kusuma Winata | Olahraga
PBSI Incar Spain Masters setelah Tanpa Gelar di Swiss

MI/Ramdani
Tunggal Putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung

 

INDONESIA pulang tanpa gelar dari ajang bulu tangkis Swiss Terbuka 2023 yang berlangsung hingga akhir pekan kemarin. PP PBSI mengalihkan fokus pada ajang Spain Masters 2023 yang mulai bergulir pekan ini.

Di ajang Swiss Terbuka pekan lalu, dua wakil Merah Putih sampai babak semifinal yakni di tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung kemudian ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia. Meski dinilai tampil maksimal, hasilnya dianggap belum memuaskan karena tak ada yang menembus final.

Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky mengungkapkan ketidakpuasannya lantaran tak ada titel yang bisa direbut pemain Indonesia di Swiss dan berharap di Spanyol bisa membuahkan hasil. Pada edisi terakhir 2021, Indonesia meraih empat gelar di Spanyol.

Baca juga : Gregoria Bersiap Tampil di Madrid Spain Masters

"Setelah gagal di Swiss, saya harapkan para pemain bisa lebih fokus ke turnamen berikutnya di Madrid, Spanyol. Lupakan kegagalan dan konsentrasi untuk tampil lebih bagus lagi untuk bisa menjadi juara di Spanyol," ungkap Rionny.

"Padahal, tahun lalu masih ada dua gelar (Swiss Terbuka) yang kita raih. Gregoria dan Apriyani/Fadia sudah tampil maksimal hingga ke semifinal. Sayang Apri harus mundur karena cedera bahu. Sedangkan Gregoria tidak bisa memanfaatkan kesempatan terbuka untuk lolos ke final," imbuhnya.

Baca juga : Fadia Minta Apri Fokus Pemulihan Sebelum Kualifikasi Olimpiade Paris 2024

Salah satu yang menjadi perhatian yaitu banyaknya pemain yang terkapar lantaran cedera. Di ajang itu, tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo mundur ketika berlaga melawan Viktor Axelsen di babak pertama.

Ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari juga mundur di tengah-tengah pertandingan perempat final karena cedera Rinov. Apriyani/Siti Fadia juga terhenti di semifinal lantaran cedera bahu Apriyani.

"Yang juga menjadi catatan saya adalah banyaknya pemain yang cedera. Chico cedera pada engkel kaki, Rinov di tangan, sementara Apriyani di bahu. Ketika dalam persiapan di Jakarta, mereka semua dalam kondisi baik dan fit," ucap Rionny.

"Apakah cedera ini terjadi karena intensitas pertandingan yang dijalani pemain yang demikian tinggi sejak All England lalu atau bagaimana, tentu akan kita cari akar permasalahannya bersama dokter dan pelatih," tambahnya.

Peluang untuk juara, kata Rionny, sebenarnya ada di pundak Gregoria namun akhirnya kalah 21-18, 13-21, 17-21 dari Pornpawee Chochuwong (Thailand) di semifinal.

"Seandainya Gregoria bisa menang dan lolos ke final, kans juara juga bertambah besar. Motivasinya pasti juga akan naik. Dan hasil bagus di Swiss ini tentu akan membawa pengaruh yang positif saat dia melanjutkan pertandingan ke Spanyol," ujar Rionny. (Z-5)

Baca Juga

AFP

Djokovic Melaju ke Babak Ketiga Prancis Terbuka di Tengah Kontroversi Kosovo

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 01 Juni 2023, 09:37 WIB
Petenis Serbia Novak Djokovic memastikan diri melaju ke babak ketiga Prancis Terbuka setelah mengalahkan petenis Hungaria Marton Fucsovics...
AFP

Carlos Alcaras Melaju ke Babak ketiga Prancis Terbuka

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 01 Juni 2023, 08:41 WIB
Petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz mengalahkan petenis asal Jepang Taro Daniel dengan skor 6-1, 3-6, 6-1, 6-2, pada babak kedua...
dok. Pribadi

Pegokart Indonesia Oliver Rito Sini Resmi Direkrut Tim Pabrikan Tony Kart

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 01 Juni 2023, 00:47 WIB
Oliver sendiri menjadi pembalap kedua Indonesia yang direkrut Tony Kart setelah sebelumnya Philo Paz Armand pada 2012...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya