Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU minggu sebelum peluncuran resminya, Scuderia Ferrari mengungkapkan nama mobil mereka yang akan melaju di sirkuit Formula 1 musim ini, yaitu SF-23.
Penamaan dengan awalan SF itu melanjutkan konsistensi tim dan pabrikan terkait nama, yang telah digunakan sejak 2015 melalui SF15-T. Adapun SF sendiri merupakan singkatan dari Scuderia Ferrari.
"Ini adalah mobil Scuderia Ferrari kedelapan yang ditunjuk sebagai SF. Ini (angka 23) juga merujuk pada tahun ini, yaitu tahun 2023," kata Ferrari, dikutip dari laman resmi Formula 1, Rabu (8/2).
Baca juga: Verstappen Berharap Hamilton Bisa Bersaing pada Musim Ini
Mobil baru Ferrari itu digadang-gadang akan terlihat megah dengan warna merah -- warna yang menjadi ciri khas dari tim.
SF-23 nantinya akan dikemudikan oleh Charles Leclerc dan Carlos Sainz.
Terdapat fakta menarik di balik mobil-mobil F1 Ferrari dari tahun ke tahun. SF70H di 2017 dan SF71H di 2018 dinamakan demikian sebagai bentuk perayaan ulang tahun ke-70 dan 71 dari tim balap tersebut.
Sedangkan SF1000 pada 2020 dinamai untuk merayakan Grand Prix ke-1000 tim, sementara F1-75 pada tahun lalu dinamai untuk menandai 75 tahun sejak mobil produksi Ferrari pertama diluncurkan dari lantai pabrik mereka.
Minggu depan, Ferrari akan menjadi tim ketujuh yang memulai musim mereka dengan perkenalan tim dan mobil. Sejauh ini, Red Bull, Haas, Williams, dan Alfa Romeo sudah melakukan peluncuran mobil mereka masing-masing. (Ant/OL-1)
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved