Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) Djoko Pramono menyatakan bahwa pihaknya tetap memberikan kesempatan kepada Eko Yuli Irawan untuk kembali bergabung bersama pemusatan latihan nasional (pelatnas).
"PABSI tetap memberikan kesempatan untuk Eko Yuli Irawan bergabung di pelatnas agar lebih fokus berlatih menghadapi Olimpiade Paris 2024. Pada prinsipnya, kami tetap on the track mendukung atlet terbaik untuk bergabung di pelatnas," ucap Djoko seperti dikutip Antara di Jakarta, Kamis (8/12).
Eko sebelumnya tidak masuk dalam Surat Keputusan (SK) daftar atlet Pelatnas Angkat Besi Tahun 2022. Lantaran tidak lagi di pelatnas, Eko pun tidak mendapat biaya untuk mengikuti berbagai kejuaraan internasional, termasuk Kejuaraan Dunia 2022 di Bogota, Kolombia, 5-16 Desember.
Namun, Eko mendapat bantuan dana dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar bisa berangkat dan bersaing dalam turnamen pembuka kualifikasi Olimpiade Paris 2024 itu.
Lifter berusia 33 tahun tersebut sebelumnya juga sempat terlibat perselisihan dengan PB PABSI yang tidak menyetujui permintaannya untuk
dilatih oleh pelatih pilihannya, Lukman, dalam persiapan menuju Olimpiade Tokyo. Eko pun keluar dari pelatnas pada awal 2021.
Baca juga: Eko Yuli Sabet Dua Perak Dan Satu Perunggu di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022
Namun Djoko menegaskan bahwa selepas Kejuaraan Dunia 2022 di Kolombia, Eko tetap mendapat prioritas untuk bergabung ke Pelatnas guna persiapan Olimpiade Paris 2024 apalagi dengan raihan medali perak yang diraih dalam Kejuaraan Dunia 2022.
"Eko Yuli masih yang terbaik di kelasnya saat ini. Untuk itu, kenapa saya ngotot menyurati Kemenpora agar memberangkatkan dia ke
Kolombia," tuturnya.
Sementara itu, Eko sempat menyatakan bahwa dia juga terus menanti bisa kembali bergabung dan berlatih di Pelatnas untuk persiapan Olimpiade Paris. Namun, dia mengaku belum mendapat surat panggilan dari PB PABSI.
"Bukan saya tidak mau masuk pelatnas. Kalau prestasi saya memungkinkan dan diharapkan masuk ya tinggal panggil saya dong ke pelatnas karena prestasi saya. Kalau itu menurut federasi baik dan bisa mewakili timnas di pelatnas pasti kan ada surat," ujar Eko akhir bulan lalu.
Sebelumnya, Eko membawa dua medali perak dan satu medali perunggu dalam penampilannya di kelas 61kg putra Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022 di Bogota, Kamis. Dia membukukan total angkatan 300kg (165kg clean and jerk dan snatch 135kg). Dengan catatan tersebut, dia berhak atas dua medali perak untuk total angkatan dan clean and jerk serta perunggu untuk angkatan snatch. (Ant/OL-16)
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Selama ini, dinamika keluar masuk atlet Pelatnas di akhir tahun berfungsi sebagai instrumen evaluasi.
Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi mengumumkan hasil evaluasi rutin pelatnas yang berujung pada penyesuaian atlet
TUNGGAL putra Indonesia Alwi Farhan meraih gelar juara Makau Terbuka 2025 usai menundukkan wakil Malaysia, Justin Hoh.
Eng Hian mengatakan bahwa Marleve memilih mundur karena alasan pribadi. Posisinya akan digantikan Harry Hartono.
Atlet-atlet Rusia memiliki kapasitas dan kualitas yang lumayan bagus.
Pihak penyelenggara juga membuka peluang bagi atlet pelatnas untuk turut serta dalam lomba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved