Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DAUD Achmad kembali mendapat angin segar menjelang pemilihan ketua
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat periode 2022-2026.
Kali ini, kalangan anggota DPRD Jawa Barat mendukung penuh pencalonannya, karena dia dianggap mampu membina olahraga dengan baik.
Anggota DPRD Jawa Barat, Syahrir, mendukung Daud agar memimpin
organisasi induk olahraga tersebut. Mantan Sekretaris Daerah
Provinsi Jawa Barat itu memiliki kompetensi yang baik dalam memimpin
KONI.
Selain berpengalaman dalam mengurus olahraga, kata Syahrir, Daud pun
mampu berkolaborasi dengan pihak lain terutama pemerintah. "Sebagai
ketua (pengprov) Squash Jawa Barat, kita tahu sekarang prestasinya luar
biasa, juara di tingkat nasional. Ini jadi bukti kalau Pak Daud mampu
mengurus cabang olahraga," kata Syahrir di Bandung, Minggu (4/12).
Selain itu, Syahrir pun tidak meragukan kapasitas Daud dalam menjalin
kerja sama dengan pihak lain. Sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang
pernah berada di puncak sebagai sekretaris daerah merupakan modal besar bagi Daud dalam memimpin KONI Jawa Barat.
Ketua KONI, lanjutnya, harus mampu berkolaborasi dengan pemerintah agar
pembinaan berjalan dengan baik. "Kami merasakan betul bagaimana
pentingnya KONI bisa berkolaborasi dengan pemerintah. Saya yakin,
Pak Daud sangat tepat untuk menjadi ketua KONI karena bisa bersinergi
dengan pemerintah," kata anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Hal serupa diungkapkan Sugianto Nangolah, anggota DPRD Provinsi Jawa
Barat dari Fraksi Partai Demokrat. Dia menilai sinergitas antara KONI
dengan pemerintah mutlak diperlukan agar pembinaan dapat berjalan dengan baik.
Terlebih, dia berharap prestasi atlet dan dunia olahraga Jawa Barat ke
depan bisa lebih baik lagi. "KONI Jabar saat ini sudah berhasil membawa
juara umum PON dua kali berturut-turut. Untuk itu, kepemimpinan nanti
harus lebih baik lagi," katanya.
Kolaborasi dengan pemerintah harus dilakukan KONI agar mampu membina
atlet dengan lebih baik lagi.
Dia pun menilai Daud sebagai sosok yang tepat untuk meneruskan kepemimpinan di KONI Jawa Barat.
Menurutnya, Daud memiliki kemampuan komunikasi yang baik sehingga bisa
lebih bersinergi dengan pemerintah. "Sosok yang bisa membawa sinergi dan komunikasi yang baik, ada pada Daud Achmad."
Sugianto menilai, berbagai pengalaman Daud, di antaranya menjadi Kepala Dinas Pemura dan olahraga, sekretaris DPRD Jawa Barat, hingga sekretaris daerah menjadi pintu awal sinergitas KONI dengan pemerintah.
"Dengan mempunyai pengalaman sebagai birokrat, saya yakin Daud Achmad mampu membawa sinergi dan komunikasi antara KONI Jabar dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Saya tidak meragukan sosok Daud Achmad," tegasnya. (N-2)
Hujan deras yang terjadi sepekan terakhir menyebabkan kejadian bencana di sejumlah wilayah di Jawa Barat.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang ratusan juta rupiah di rumah anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono (ONS), Bandung, Jawa Barat.
Pemkab Ciamis, Jawa Barat, mengkaji penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Dalam kebijakan WFH ASN, ASN didorong menggunakan transportasi umum
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cirebon berencana menerapkan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam waktu dekat. WFH ASN tersebut akan berlangsung pekan depan.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tasikmalaya, Jawa Barat, menerapkan kebijakan work from home bagi aparatur sipil negara atau WFH ASN setiap Jumat mulai 10 April 2026.
Harga kedua komoditas itu turun sebesar 5,53 persen untuk bawang merah dan 1,25 persen bawang putih honan. Harga bawang merah kini menjadi Rp38.968 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved