Sabtu 05 November 2022, 08:50 WIB

Shuttlecock Terlalu Ringan Pengaruhi Kekalahan Jojo di Perempat Final

mediaindonesia.com | Olahraga
Shuttlecock Terlalu Ringan Pengaruhi Kekalahan Jojo di Perempat Final

PBSI
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie

 

ATLET bulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie kalah di babak perempat final Hylo Terbuka 2022. Jojo mengaku kekalahannya dari Srikanth Kidambi turut dipengaruhi oleh kendala teknis berupa bobot shuttlecock yang terlampau ringan.

Menurut Jonatan, karakter shuttlecock pada turnamen berkategori BWF Super 300 itu sangat kencang sehingga seharusnya ia bermain lebih agresif dengan memanfaatkan kondisi tersebut.

"Saya kurang berani untuk bermain di depan. Saat karakter shuttlecock kencang, memang strateginya harus mengadu di depan net. Saya mengakui lawan lebih unggul di depan dan saya rasa itu faktor utama kemenangannya," kata Jonatan soal kekalahannya lewat pesan tertulis PP PBSI, Sabtu (5/11).

Unggulan keenam itu mengaku seharusnya bisa mengimbangi permainan lawan pada pertandingan Jumat (4/11), namun akibat kendala teknis tersebut, ia salah strategi yang kemudian dimanfaatkan oleh wakil India untuk bermain di depan net.

Meski kemudian ia mampu mengubah teknik dan strategi, namun keputusan itu terlambat dilakukan dan tak bisa membuat Jonatan mengejar ketertinggalan dari Srikanth.

"Saya sebenarnya punya strategi yang sama, sayang dia terlihat lebih dulu menerapkan strategi tersebut dan saya sering tertinggal. Saat akhir-akhir gim kedua saya sebenarnya mulai berhasil menerapkan strategi itu, tapi tidak bisa juga mengembalikan keadaan," ungkap Jonatan.

Secara keseluruhan, ia menceritakan dua turnamen Eropa yaitu Denmark Open dan Hylo Open memiliki karakter shuttlecock sangat kencang, sehingga dituntut lebih agresif di permainan depan.

"Berbeda dengan di French Open, pemain justru harus punya ketahanan lebih kuat serta siap capek karena bobot shuttlecock yang lebih berat," ucapnya.

Baca juga:  Jonatan Christie akan Bertemu Wakil India di Putaran Pertama Hylo Terbuka

Meski tampil tak sesuai harapan pada tiga turnamen Eropa, namun Jonatan tetap bersyukur karena akhirnya mengamankan posisinya untuk mengikuti turnamen akhir tahun BWF World Tour Finals 2022.

Selama berada di Eropa, Jonatan juga tak melepas peluang untuk tetap mendulang poin agar lolos kualifikasi BWF WTF.

"Bersyukur bisa bermain di sini dan akhirnya lolos ke BWF World Tour Finals, itu sudah menjadi catatan bagus untuk saya. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mendapat poin. Setelah kejadian cedera engkel di French Open, saya berpikir yang penting bisa berlaga di WTF terlebih dulu," pungkasnya.(Ant/OL-5)

Baca Juga

DOK/CAF

CAF dan Gravity Enduro Gelar Kompetisi Internasional Enduro Indonesia Series 2023

👤Naviandri 🕔Senin 28 November 2022, 21:05 WIB
CAF bersama Gravity Indonesia memiliki kesamaan visi mengembangkan olahraga luar ruangan, terutama...
Dok. SSI

Disambut Antusiasme Tinggi, Turnamen Livin by mandiri 3x3 Tahun Depan akan Ada Tur Luar Negeri

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 28 November 2022, 17:42 WIB
Sebanyak 32 tim terbaik dari masing-masing provinsi bertanding di bakal The...
DOK IST

Pantai Indah Kapuk Jadi Arena Pokemon Run 2022

👤Budi Ernanto 🕔Senin 28 November 2022, 17:00 WIB
Ditargetkan ada 3.500 peserta yang ikut...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya