Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MAX Verstappen, Kamis (6/10), mengatakan dirinya butuh akhir pekan yang sempurna untuk merebut gelar juara dunia yang kedua secara beruntun di GP Jepang.
Pembalap Red Bull itu berpeluang mengunci gelar lebih dini di Suzuka apabila meraih delapan poin lebih banyak dari yang didapat rival terdekatnya, Charles Leclerc dari tim Ferrari, atau enam poin dari yang dibawa pulang rekan satu timnya, Sergio Perez.
Itu bisa terjadi apabila Verstappen memenangi balapan dan merebut satu poin bonus lap tercepat, atau bila ia finis pertama tapi Leclerc finis lebih rendah dari posisi kedua.
Baca juga: Verstappen Berharap Faktor Cuaca di GP Jepang Ramaikan Persaingan
Verstappen tidak ingin terbebani dengan hal itu, di tengah fakta 12 gelar juara dunia sebelumnya pernah dikunci di GP Jepang.
"Akan menyenangkan apabila itu terjadi di sini, tapi apabila tidak, saya akan lebih diuntungkan lagi di balapan selanjutnya," kata
Verstappen dikutip AFP.
"Ini tidak mengubah apapun, saya hanya ingin akhir pekan yang baik dan memaksimalkan yang ada."
"Saya perlu akhir pekan yang sempurna agar bisa merebut gelar juara dunia di sini tapi sejujurnya saya tidak terlalu memikirkan itu," lanjut pembalap yang juga melewatkan peluang mengunci gelar di GP Singapura, pekan lalu, setelah finis P7.
Verstappen juga berpeluang mengikuti jejak Michael Schumacher dan Sebastian Vettel, yang pernah mengunci titel dengan menyisakan empat balapan.
GP Jepang kembali ke kalender Formula 1 setelah absen selama tiga tahun karena pandemi covid-19, dan pembalap Belanda itu sangat tidak sabar ingin kembali tampil di depan para fan Jepang yang 'gila'.
"Mereka sangat bersemangat, 'gila'dalam hal yang baik, dan mereka benar-benar berdandan," kata Verstappen, yang telah memenangi 11 dari 17 balapan musim ini.
"Anda bisa melihat beberapa dari mereka berjalan dengan sayap belakang DRS di kepalanya. Itu menunjukkan bagaimana populernya olahraga balap di Jepang," lanjutnya.
GP Jepang juga menandai kembalinya logo Honda ke mobil Red Bull dan AlphaTauri.
Pabrikan Jepang itu telah meninggalkan F1 pada tahun lalu, namun pada pekan ini meneken kesepakatan yang memperpanjang dukungan teknis mereka terhadap pengembangan mesin Red Bull dan AlphaTauri hingga akhir 2025. (Ant/OL-1)
Jorge Martin mengalami patah tulang selangka kanan akibat kecelakaan dalam Sprint Race GP Jepang di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Sabtu (27/9).
Francesco Bagnaia menjalani akhir pekan sempurna di GP Jepang setelah mendapatkan posisi pole, Sabtu (27/9).
Marc Marquez finis di podium kedua GP Jepang pada balapan utama di Sirkuit Motegi, Minggu (28/9).
Marquez hanya membutuhkan tambahan tiga poin lebih banyak untuk jadi juara dunia dibandingkan adiknya yang membela Gresini Racing, Alex Marquez.
Kecelakaan terjadi di tikungan pertama ketika Martin terjatuh dan menabrak motor rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Francesco Bagnaia tampil dominan dalam ajang sprint race Moto GP Jepang 2025.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Max Verstappen menutup musim F1 2025 dengan kemenangan dominan di GP Abu Dhabi. Namun gagal merebut gelar hanya dua poin dari Lando Norris.
Lando Norris resmi mengamankan gelar Juara Dunia Formula 1 perdananya di GP Abu Dhabi. Para rival seperti Verstappen, Hamilton, Russell, Sainz hingga Piastri memberi selamat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved