Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
WU Yibing, Senin (29/8), menjadi petenis putra Tiongkok pertama dalam tempo 63 tahun yang berhasil meraih kemenangan di turnamen Grand Slam setelah mengalahkan unggulan ke-31 Nikoloz Basilashvili di putaran pertama Amerika Serikat (AS) Terbuka.
Petenis berusia 22 tahun itu menang 6-3, 6-4, dan 6-0 dengan melepaskan sembilan sevis aces dan 31 winner atas lawannya asal Geogia.
Mei Fu Chi, yang meraih kemenangan di Wimbledon 1959, adalah petenis putra Tiongkok terakhir yang menang di laga Grand Slam.
Baca juga: Halep Tersingkir di Putaran Pertama AS Terbuka
Wu, yang berperingkat 174 dunia dan tampil di AS Terbuka lewat babak kualifikasi, juga merupakan petenis putra Tiongkok pertama yang menang di laga AS Terbuka sejak Cheng Guy pada 1935.
Wu merupakan juara AS Terbuka junior pada 2017 namun karier profesionalnya dihantui cedera sehingga dia absen penuh antara Maret 2019 hingga Januari 2022.
Dia berperingkat 1.869 dunia pada Maret namun kemudian memenangkan 14 laga secara beruntun. (AFP/OL-1)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Menghadapi petenis Georgia Nikoloz Basilashvili, petenis muda Spanyol itu hanya memerlukan waktu 1 jam 23 menit dan merebut kemenangannya dengan skor akhir 6-4 dan 7-5.
Bautista Agut, yang merupakan unggulan kedua, membutuhkan waktu selama hampir 2,5 jam untuk mengalahkan petenis Rusia Karen Khachanov 2-6, 6-3, dan 7-5.
Pertandingan itu adalah pertandingan pertama Murray di Melbourne Park sejak kalah lima set dari Roberto Bautista Agut pada 2019.
Petenis berusia 29 tahun itu tinggal selangkah lagi meraih gelar terbesar dalam karirnya setelah harus menderita lima kekalahan putaran pertama dari 6 pertandingan ATP Masters 1000
Kemenangan ini merupakan kemenangan pertama Basilashvili dari tiga pertemuannya melawan Medvedev.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved