Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Ferrari menargetkan untuk bisa bangkit dan dua pembalapnya diharapkan kembali finis di posisi terdepan.
Tak tanggung-tanggung, bos tim Ferrari Mattia Binotto membidik target ambisius dua pembalapnya Charles Leclerc dan Carlos Sainz untuk finis posisi satu-dua pada Formula 1 Grand Prix (GP) Hongaria akhir pekan ini.
"Ada banyak alasan mengapa kami perlu tersenyum dan bersikap positif. Karena tujuan kami pergi ke Hungaria seharusnya bukan untuk menang, tetapi (posisi) satu-dua," ucap Mattia Binotto.
Target itu dibidik Ferrari setelah Charles Leclerc tak mampu menyelesaikan balapan dan Carlos Sainz finis kelima pada GP Prancis akhir pekan lalu. Dari hasil itu, Leclerc kini tertinggal 63 poin dari Max Verstappen yang memuncaki klasemen pembalap.
Baca juga: Ferrari Bertekad Raih Hasil Maksimal di GP Hongaria
Ferrari tak ingin terlarut usai hasil negatif di Austria. Menurut Binnoto, Sirkuit Hungaroring di Hongaria akan kembali sangat panas dan faktor manajemen ban akan kembali menentukan seperti pada GP Prancis.
Di Sirkuit Paul Ricard pekan lalu, Leclerc merebut sebenarnya mampu merebut pole dan memimpin hingga lap 18 namun ia mengalami insiden. Sainz yang sempat mencapai posisi ketiga pada balapan akhirnya harus puas di urutan kelima.
Hasil itu membuat Ferrari hanya mengumpulkan 11 poin di GP Prancis sedangkan Red Bull Racing mengemas 37 poin dan Mercedes 33 poin.
Binotto meyakini keandalan mobil Ferrari musim ini untuk bersaing di papan atas akan kembali dibuktikan.
"Yang menjadi fokus kami adalah mencoba untuk mengikuti setiap balapan dan mendapatkan hasil maksimal. Itu tidak terjadi di Sirkuit Paul Ricard," kata Binotto.
"Kami hanya melihat ke Hongaria, kami perlu membalik halaman dan melihat ke sana dan melakukan finis satu-dua di sana. Jadi kami hanya fokus pada hasil berikutnya," imbuhnya.(F1/Dhk/OL-09)
Kolaborasi “From Heritage to Future” satukan budaya, keberlanjutan, dan olahraga di pentas dunia
BALAP Formula E akan kembali digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, pada 21 Juni 2025. Adapun tahun ini menjadi ajang ketiga kalinya Jakarta menjadi tuan rumah.
Seluruh proses ini mengikuti arahan teknis dari FIA dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), guna memastikan lintasan memenuhi standar internasional.
Di Time Attack Round 2, Senna Iriawan berjaya dengan merebut juara pertama untuk Sekuya Racing di kategori Radical SR1.
Meikarta Speedway Festival 2024 (MSF24) telah menjadi salah satu acara andalan di kalender Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Jawa Barat.
SETELAH sukses pada 2023, ajang Fastlane Mandalika Track Day kembali digelar.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved