Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP sepeda putri Marianne Vos (Tim Jumbo Visma) berhasil mempertahankan jersey kuning dalam balapan etape ketiga di Tour de France Wanita 2022.
Namun, Vos harus puas finis di posisi kedua dalam balapan pada Selasa (26/7) waktu setempat. Dalam balapan etape ketiga, pembalap tim FDJ Suez Futuroscope, Cecilie Ludwig, keluar sebagai yang tercepat, yakni finis dengan catatan waktu 3 jam 22 menit dan 54 detik.
Sementara itu, Vos berada di posisi kedua berjarak hanya sekitar 2 detik dari Ludwig. Lalu, pembalap tim SD Worx, Ashleigh Moolman-Pasio, melengkapi tiga besar.
Baca juga: Rebut Juara Tour de France, Vingegaard Berambisi Ulangi Kesuksesan di Musim Depan
Vos tidak menapik balapan Tour de France Wanita akan semakin sulit ke depannya. Namun, dirinya bertekad untuk tetap tampil kompetitif dan berjuang mempertahankan kepemimpinannya di klasemen keseluruhan.
"Setelah balapan yang begitu sulit, saya senang untuk tetap menggunakan jersey kuning di hari lain," ujar Vos dalam laman resmi Tour de France, Rabu (27/7).
Baca juga: Wiebes Menangi Etape Pertama Tour de France Putri
"Kami tahu tur akan semakin sulit. Kami tahu ini akan menjadi perjuangan untuk bersaing dan mencoba untuk naik podium. Saya akan berjuang mempertahankan jersey kuning," imbuhnya.
Para pembalap sepeda akan melanjutkan balapan dengan etape keempat. Mereka akan kembali membalap dengan medan berbukit sepanjang 126,8 km. Adapun rute mencakup Kota Troyes menuju Bar-sur-Aube.(OL-11)
Pembalap sepeda dari tim SD Worx itu melepaskan diri saat balapan menyisakan 15 kilometer setelah melewati jalanan berbatu-batu di Champange untuk finis pertama.
Ludwig, yang sempat jatuh pada Senin (25/7) tampil gemilang dalam etape di kawasan Champagne.
Pembalap tim Jumba-Visma itu mengalahkan Silvia Persico dan Katarzyna Niewiadoma untuk merebut kaus kuning dari rekan senegaranya Lorena Wiebes.
Jonas Vingegaard membidik satu-satunya gelar Tur Utama (Grand Tour) yang belum pernah ia menangi sepanjang kariernya.
Tim balap sepeda Indonesia harus menerima hasil di luar harapan pada ajang SEA Games 2025. Turun pada nomor men’s team pursuit, Indonesia gagal meraih medali emas.
CABANG olahraga balap sepeda kembali menjadi salah satu kontributor perolehan medali emas kontingen Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.
Hingga saat ini, balap sepeda telah menyumbangkan tiga medali emas dan dua perak untuk kontingen Merah Putih.
KONTINGEN Indonesia kembali menambah medali emas SEA Games 2025 dari cabang menembak serta balap sepeda.
Peluang Indonesia untuk meraih medali emas pertama di SEA Games 2025 diyakini terbuka lebar dari nomor Balap Sepeda Downhill.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved