Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNGGULAN kesembilan Cameron Norrie terus mengibarkan bendera Inggris di Wimbledon setelah pada Minggu (3/7) waktu setempat memastikan maju ke perempat final Grand Slam perdananya usai menang 6-4, 7-5, dan 6-4 atas petenis Amerika Serikat (AS) Tommy Paul.
Petenis kidal itu adalah satu-satunya harapan tuan rumah yang bertahan dalam turnamen Grand Slam lapangan rumput itu.
Agar memperoleh tempat di semifinal, Jumat (8/7), Norrie mesti bertemu dahulu dengan petenis Belgia David Goffin, yang mengalahkan unggulan ke-23 dari AS Frances Tiafoe dengan skor 7-6 (3), 5-7, 5-7, 6-4, dan 7-5.
Baca juga: Singkirkan Alcaraz, Sinner Melaju ke Perempat Final Wimbledon
Paul, yang merupakan unggulan ke-30 pernah mengalahkan Norrie dalam pertemuan mereka sebelumnya namun kali ini gagal menemukan solusi dalam memutus rangkaian servis tepat sasaran Norrie dan menjinakkan forehand akurat lawannya itu.
Bertanding di Lapangan Satu, Norrie mematahkan servis Paul pada gim pembuka untuk memimpin dan kemudian mengamankan empat break point dari servisnya sendiri pada gim keenam untuk mempertahankan keunggulannya sampai akhirnya merebut set pertama.
Mengalihkan raket dari satu tangan ke tangan lainnya saat menerima servis, petenis AS berusia 25 tahun itu tidak dapat menemukan cara mematahkan servis Norrie tetapi secara keseluruhan tampil lebih agresif saat mendekati net.
Namun, forehand ekspansif Norrie mampu mengatasi serangan itu dan sebuah pengembalian Paul yang tidak melewati net memberinya break pada gim ketiga dalam set kedua.
Paul kembali memiliki dua peluang merebut set itu karena memegang servis, tetapi lawannya asal Inggris itu memupus kedua peluang itu memimpin 4-2.
Ketika Norrie memegang servis pada kedudukan 5-4, Paul akhirnya berhasil mengonversi breakpoint, hanya untuk segera dipatahkan kembali oleh petenis Inggris yang mendapatkan dukungan besar dari penonton tuan rumah.
Set ketiga itu mengikuti skenario sama dengan Norrie kembali mendapatkan break awal dari servis dalam gim ketiga dan petenis berusia 26 tahun itu mengonversi matchpoint pertamanya ketika pukulan forehand Paul melebar dari lapangan. (Ant/OL-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Cameron Norrie gagal melanjutkan performa gemilangnya di Paris Masters setelah kalah dari Valentin Vacherot dua set langsung.
Alcaraz mengaku tidak menemukan ritme permainannya sepanjang laga di Paris Masters.
Carlos Alcaraz tampak bingung dengan hasil pertandingan babak pembukanya di Paris Masters setelah kalah dari Cameron Norrie dengan 6-4, 3-6, dan 4-6, Rabu (29/10) WIB.
Carlos Alcaraz tampil gemilang saar menang 6-2, 6-3, dan 6-3 setelah 1 jam 39 menit untuk mengalahkan Cameron Norrie di perempat final Wimbledon.
Novak Djokovic, juara tiga kali di Prancis Terbuka, merupakan petenis kedua yang mencatat 100 kemenangan di ajang tersebut setelah peraih 14 gelar Rafael Nadal, sebanyak 112 kemenangan.
Cameron Norrie, yang posisinya sebagai petenis nomor dua Britania Raya digusur Jacob Fearnley, awal tahun ini, meraih kemenangan 6-3, 7-6 (7/1), dan 6-2 di putaran ketiga Prancis Terbuka..
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved