Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN petenis putri, yang pernah menempati peringkat 10 besar dunia, Jelena Dokic nyaris bunuh diri pada April saat berjuang dengan masalah kesehatan mental. Hal itu diungkapkan petenis Australia itu melalui media sosial.
Dokic, yang memainkan pertandingan profesional terakhirnya pada 2014 dan sudah bekerja sebagai komentator di TV Australia, selama beberapa tahun terakhir, mengatakan ia berjuang melawan 'perasaan sedih dan sakit yang terus-menerus'.
"Seperti lingkaran setan di kepala saya. Hasilnya: hampir melompat dari balkon saya di lantai 26 pada 28 April," tulis perempuan berusia 39 tahun itu dalam unggahannya.
Baca juga: Monica Puig Putuskan Gantung Raket
"Saya hanya ingin sakit dan penderitaan itu berhenti. Saya menarik diri saya sendiri, saya bahkan tidak tahu bagaimana saya bisa melakukannya," lanjutnya.
Dokic telah terbuka mengenai perjuangannya melawan kesehatan mental dan mengatakan dalam bukunya pada 2017, Unbreakable, bahwa ia telah mengalami pelecehan selama bertahun-tahun secara fisik dan mental dari ayahnya.
Lahir di bekas Yugoslavia, Dokic mengatakan di Instagram bahwa enam bulan terakhir adalah masa-masa sulit tetapi mencari bantuan profesional membantu menyelamatkan nyawanya.
"Dari sembunyi di kamar mandi saat bekerja, untuk menghapus air mata saya sehingga orang lain tidak melihatnya, hingga tangisan tidak terbendung di rumah di antara empat dinding sungguh tidak tertahankan," kata mantan peringkat empat dunia, yang memenangi enam gelar tunggal di WTA Tour itu.
"Saya menulis ini karena saya tahu saya bukan satu-satunya yang berjuang. Ketahuilah bahwa kamu tidak sendirian," imbuhnya.
Dokic mengatakan beberapa hari lebih baik dibanding lainnya tapi ia berada di jalan menuju pemulihan dan bersumpah kembali 'lebih kuat dari sebelumnya'.
Unggahannya tersebut memicu pesan-pesan dukungan dari sejumlah tokoh-tokoh olahraga Australia.
"Kamu sudah cukup. Kamu berharga. Sakitmu akan sembuh," kata mantan juara balap sepeda Olimpiade Anna Meares. "Kamu akan menemukan kedamaian. Bertahanlah."
Kesehatan mental telah menjadi sorotan di tenis sejak mantan peringkat satu dunia Naomi Osaka menarik diri dari Prancis Tebruka tahun lalu dan mengatakan ia sedang melawan depresi.
Tunggal putra nomor dua dunia Alex Zverev membuka diri mengenai masalah mentalnya sendiri di ajang Prancis Terbuka, baru-baru ini, dengan mengatakan media sosial berarti pemain sekarang menjadi sasaran 'lebih banyak kebencian' dibanding yang dulu. (Ant/OL-1)
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Pelajari ciri-ciri stres fisik, psikologis, dan perilaku serta cara efektif menanggulanginya melalui koping proaktif, mindfulness, olahraga, dan intervensi sosial.
Menggabungkan pendekatan neurosains (neuroplastisitas) dengan strategi praktis menghadapi "AI Fatigue" yang menjadi tren kesehatan di tahun 2026.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
Uji klinis terbaru menunjukkan terapi bertenaga DMT, zat aktif dalam ayahuasca,memberikan efek antidepresan cepat dan bertahan hingga 6 bulan bagi pasien depresi berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved