Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREMPAT final Prancis Terbuka yang sangat dinanti antara petenis nomor satu dunia Novak Djokovic dan juara 13 kali Rafael Nadal dijadwalkan untuk dimainkan pada Selasa (31/5) malam meskipun petenis Spanyol itu menyatakan keberatan terhadap keputusan tersebut.
Sesi malam, dengan Amazon Prime memiliki hak siar eksklusif di Prancis, dimulai pukul 21.000 waktu setempat dan diperkenalkan untuk pertama kalinya di turnamen lapangan tanah liat itu pada edisi 2021.
"Saya tidak suka sesi malam di lapangan tanah liat. Saya sangat jelas dengan itu," kata Nadal, Senin (30/5).
Baca juga: Medvedev Tersingkir di 16 Besar Prancis Terbuka
"Saya tidak suka bermain di lapangan tanah liat pada malam hari karena kelembaban lebih tinggi, bola lebih lambat dan mungkin ada kondisi yang sangat berat terutama saat cuaca dingin."
"Saya pikir itu membuat perbedaan besar dalam cara Anda bermain tenis di lapangan tanah liat pada malam hari dan siang hari," lanjutnya.
Hal senada juga disampaikan Carlos Alcaraz dan Alexander Zverev, yang mengatakan keduanya tidak ingin perempat final mereka, yang juga akan berlangsung Selasa (31/5), dijadwalkan pada sesi malam.
Pertandingan antara petenis Spanyol dan unggulan ketiga asal Jerman itu berlangsung sebagai pertandingan ketiga di Court Philippe Chatrier.
Rivalitas Djokovic-Nadal begitu panas sehingga aturan biasa cenderung tidak berlaku saat kedua petenis kelas berat itu saling berhadapan di Prancis Terbuka.
Tahun lalu, jam malam covid-19 dimundurkan untuk memungkinkan para penggemar tinggal lebih lama di Roland Garros ketika Djokovic mengalahkan Nadal di semifinal. Tahun ini, menurut penyelenggara, pertandingan itu akan disiarkan secara gratis di Prime Video.
Ditanya tentang pilihannya dalam wawancara TV, Djokovic berkata sambil tersenyum, "Saya hanya bisa mengatakan bahwa Rafa dan saya akan membuat pengajuan permintaan yang berbeda."
"Sebagai pemain top, kami memiliki permintaan, tetapi permintaan itu tidak selalu diterima," kata Djokovic.
"Direktur turnamen, bersama dengan TV, yang menyiarkan acara, saya pikir pada akhirnya itulah yang memutuskan. TV, apakah mereka menginginkan pertandingan Anda, siang atau malam."
"Anda hanya perlu menyesuaikan diri dengan itu. Jelas, tergantung dengan siapa Anda bermain, terkadang bagus untuk bermain malam; terkadang siang. Tidak ada standar atau tidak ada formula yang selalu berhasil," pungkas Djokovic. (Ant/OL-1)
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus puas keluar sebagai runner up pada ajang Prancis Terbuka 2025.
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dihentikan ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan 19-21, 21-16, dan 19-21 di laga perempat final Prancis Terbuka.
Di laga perempat final Prancis Terbuka, Fajar/Fikri mengalahkan pasangan Malaysia Junaidi Arif/Roy King Yap, dengan 21-14 dan 24-22.
Indonesia tidak lagi memiliki wakil di tunggal putra.
Alwi Farhan melaju setelah menyingkirkan wakil Irlandia Nhat Nguyen lewat pertarungan tiga gim 16-21, 21-12, dan 21-17 di Glaz Arena, Cesson-Sevign, Prancis, Kamis (23/10).
Langkah Jafar/Felisha dipastikan terhenti di 16 besar Prancis Terbuka usai kalah dari ganda Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dua gim langsung 19-21 dan 17-21
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved