Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ATLET lompat jauh Sapwaturrahman harus puas dengan perolehan medali perunggu dan gagal mempertahankan medali emasnya pada SEA Games 2021 Vietnam yang digelar di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Minggu (15/5). Sapwa sebelumnya meraih medali emas sekaligus mengukir rekor SEA Games nomor lompat jauh putra tiga tahun lalu di Filipina dengan mencatatkan lompatan sejauh 8,03 meter.
Namun kini dia harus puas dengan medali perunggu dengan lompatan sejauh 7,61 meter. Ia harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah Nguyen Tien Trong yang meraih emas dengan lompatan terjauh 7,80 meter. Sementara medali perak diraih Janry Ubas Borin dari Filipina dengan lompatan 7,73 meter.
Ketika ditemui usai lomba, Sapwa tidak dapat menyembunyikan raut wajahnya yang kecewa atas hasil tersebut. "Hasil ini patut disyukuri. Tadi sempat cedera pergelangan kaki di lompatan ketiga," tambah dia.
Sapwa memulai lomba dengan hasil yang tidak memuaskan karena lompatan pertamanya dinyatakan tidak sah. Hasil serupa terjadi pada percobaan kedua.
Atlet berusia 27 tahun itu baru berhasil pada percobaan ketiga dengan lompatan sejauh 7,61 meter, yang merupakan catatan terbaiknya dari enam lompatan yang dilakukan. Lompatan kelima Sapwa kembali didiskualifikasi. Sementara pada percobaan terakhir, dia hanya sanggup melompat sejauh 7,40 meter. (Ant/OL-15)
Emilia Nova akhirnya kembali tampil di SEA Games setelah hampir tiga tahun menepi karena cedera lutut yang memaksanya menjalani dua kali operasi.
Seluruh hasil lelang jersei Robi Syianturi yang digunakan di SEA Games 2025 disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.
Emilia Nova tidak hanya berhasil merebut medali emas di nomor heptathlon (tujuh lomba), tetapi juga memecahkan rekor nasional yang telah bertahan selama delapan tahun.
Kemenpora menyebut target atletik di SEA Games tahun ini empat emas.
Hendro Yap sukses merebut medali emas dari nomor jalan cepat putra 20 km yang digelar di Run Happy and Healthy Bike Lane, Bangkok, Minggu (14/12).
Robi Syianturi mencatatkan waktu impresif 2 jam 27 menit 33 detik, meninggalkan jauh para pesaingnya di nomor maraton SEA Games 2025.
Rekor itu bertahan sebagai rekor dunia hingga Kejuaraan Dunia Tokyo 1991 dan hingga kini masih merupakan rekor Olimpiade.
Atlet berusia 32 tahun itu tidak mampu mengeluarkan performa terbaiknya menyusul sejumlah diskualifikasi dan keputusan juri yang memicu perdebatan di Hangzhou Olympic Sports Centre Stadium.
Maria Natalia Londa harus menjalani perjuangan berat dalam meraih medali emas di SEA Games 2023 Kamboja. Ia sempat mengalami cedera sebelum akhirnya menjadi yang terbaik.
Seorang atlet melakukan gerakan melompat, mengangkat kaki ke atas dan condong ke arah depan agar titik berat badan selama mungkin berada di udara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved