Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUK cabang olahraga renang dunia, FINA, mengundang dua atlet Indonesia untuk melakukan pemusatan latihan di Budapest, Hungaria sebagai upaya membantu meningkatkan performa perenang nasional.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari setelah bertemu dengan Presiden FINA Husain AHZ Al-Musallam di Kuwait. Pertemuan itu merupakan rangkaian diplomasi internasional KOI di Asia pada 2022.
"Diplomasi internasional ini menghasilkan kabar positif. Indonesia mendapat tiga keuntungan untuk membantu peningkatan prestasi renang, mulai dari beasiswa, coaching, hingga memberikan tempat untuk representatif Indonesia di FINA," kata Raja Sapta dalam siaran pers, dikutip Selasa (5/4).
Baca juga: Pengalaman Tampil di Olimpiade Buat Aflah Fadlan Siap Hadapi SEA Games Vietnam
Okto, sapaan akrab Raja Sapta, menyebut FINA menjanjikan pemberian beasiswa penuh kepada dua perenang masing-masing putra dan putri untuk menjalani pemusatan latihan di Budapest.
Selain pemberian beasiswa, FINA juga berjanji memenuhi permintaan KOI untuk menempatkan dua perwakilan Indonesia di FINA.
"Dengan kehadiran representatif kami di FINA diharapkan mereka dapat berperan aktif sehingga dapat menunjang dan membawa dampak positif bagi perkembangan olahraga Indonesia, termasuk regulasi dan hal-hal lainnya," ujar Okto.
"Saya berharap keuntungan ini dapat membantu peningkatan prestasi renang Indonesia. Apalagi, renang merupakan mother of sport yang dipertandingkan di Olimpiade, dan ini sejalan dengan misi kami, yakni menembus panggung dunia," lanjutnya.
FINA juga, kata Okto, akan mengirimkan Olympian berdarah Indonesia-Belanda, Ranomi Kromowidjoyo, ke Indonesia untuk membantu mempromosikan renang di level akar rumput dan daerah-daerah, serta membantu perenang muda hingga elite untuk meningkatkan performa mereka. (Ant/OL-1)
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
KOI menyampaikan secara terbuka dan diplomatis penjelasan mengenai situasi yang terjadi di Indonesia.
KOI memahami bahwa keputusan terkait penolakan visa terhadap atlet Israel membawa konsekuensi tersendiri dalam hubungan dengan IOC.
KOI menegaskan adanya konsekuensi tegas bagi atlet bulu tangkis yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved