Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS muda Spanyol Carlos Alcaraz berhasil mengklaim gelar ATP Tour 1000 pertamanya di Miami Terbuka 2022, setelah mengalahkan unggulan keenam Casper Ruud di babak final, dalam pertarungan dua set langsung 7-5 dan 6-4.
Tampil gemilang di Hard Rock Stadium, Miami, kemenangan itu mengantarkan Alcaraz (18) menjadi juara termuda sepanjang 37 tahun penyelenggaraan turnamen tersebut, dia juga menjadi petenis putra termuda ketiga yang mengklaim gelar juara ATP 1000, setelah Michael Chang (Toronto 1990) dan Rafael Nadal (Monte Carlo 2005)
"Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan bagaimana perasaan saya saat ini," kata Alcaraz setelah pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 52 menit itu, dikutip dari ATP, Senin (4/4) WIB.
"Sangat istimewa untuk memenangkan Masters 1000 pertama saya di sini di Miami. Saya memiliki tim yang luar biasa. Saya sangat senang dengan kemenangan dan tim saya," tuturnya.
Alcaraz menggantikan Novak Djokovic sebagai juara Miami termuda, dengan petenis Serbia itu merebut gelar pada tahun 2007 saat usianya masih 19 tahun.
Berbicara terkait pertandingannya dengan Ruud, Alcaraz menyebutkan petenis Norwegia itu memiliki pukulan forehand yang keras, sepanjang pertandingan dia pun berusaha keras untuk tidak membiarkan Ruud memegang kendali permainan.
"Saya tahu bahwa Casper bermain luar biasa. Dia memiliki forehand yang besar. Saya mencoba memainkan backhand-nya terlebih dahulu dan menyerang sepanjang waktu," kata Alcaraz tentang taktiknya.
"Saya mencoba untuk tidak membiarkan dia mendominasi pertandingan. Forehand ke depan, backhand ke bawah adalah kunci yang cukup bagus untuk saya," terangnya.
Sepanjang perjalanannya di Miami Terbuka, petenis Spanyol itu tercatat hanya kehilangan satu set yakni saat menghadapi Petenis Serbia Miomir Kecamanovic di babk semifinal. DI babak 16 besar Alcaraz tampil secara mengejutkan dengan menumbangkan petenis unggulan ketiga Stefanos Tsitsipas dua set langsung 7-5 dan 6-3.
Kemenangan ini akan membawa Alcaraz menduduki peringkat ATP tertinggi dalam karirnya yakni peringkat 11 dunia, setelah sebelumnya duduk di peringkat 16 dunia.
"Ketika saya memenangkan poin terakhir, semua waktu yang saya impikan ini muncul di benak saya," kata Alcaraz, menggambarkan perayaan match-point di mana dia menjatuhkan tubuhnya di tengah lapangan.
"Ketika saya masih muda, saya bermimpi untuk mendapatkan (gelar) Masters 1000. Ketika saya jatuh ke lantai, saya ingat itu. Semua mimpi, semua kerja keras, semua pelatihan, semua masalah, semuanya muncul di pikiran saya. pada saat itu," tukasnya. (ATP/OL-13)
Baca Juga: Kini, Putri KW Incar Juara di Turnamen Super 500
Dua bintang besar jagat tenis, Alexander Zverev dan Carlos Alcaraz, dipastikan mundur dari kompetisi kategori ATP 500 yang akan berlangsung di Rotterdam, Belanda.
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Rod Laver Arena akan menjadi ruang sidang sejarah pada Minggu (1/2). Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz tidak sekadar memperebutkan trofi Australia Terbuka
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
Carlos Alcaraz mengamankan tiket perempat final Australia Open 2026 setelah menyudahi perlawanan sengit wakil Amerika Serikat, Tommy Paul, dalam laga tiga set langsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved