Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) akan melakukan perampingan dan efisiensi untuk kontingen yang berangkat ke SEA Games Vietnam pada Mei.
Efisiensi termasuk kuota pelatih dan tenaga pendukung turut dirancang menyiasati keterbatasan anggaran.
"Kami perlu mengurangi jumlah kontingen mengingat konsep yang diterapkan di SEA Games ini konsep tempur, bukan latihan. Kami menggunakan skema ramping dan efisien," kata Sekjen Komite Olimpiade Indonesia Ferry Kono, Selasa (22/3).
Komite Eksekutif KOI akhir pekan lalu sudah membahas review cabang olahraga hingga opsi-opsi yang digunakan sebagai solusi keterbatasan anggaran lantaran SEA Games Vietnam sedianya digelar tahun lalu namun ditunda. KOI pun harus membatasi kuota pelatih hingga tenaga pendukung.
Sementara itu, fokus penganggaran tahun ini lebih dialokasikan kepada Asian Games di Hangzhou, Tiongkok, September nanti.
"Jadi tidak semua pelatih berangkat, begitu juga apabila cabor mau mengikutsertakan tim dokter atau masseur khusus. Kami akan lihat apakah mereka mau membantu cabor lain," kata Ferry.
"Termasuk mekanik, misalnya cabor balap sepeda, apakah mereka juga mau membantu teknis di cabor lain, seperti sepeda yang akan digunakan atlet triathlon," sambungnya.
Untuk atlet dan cabor, Ferry mengatakan NOC Indonesia sudah mengirimkan rekomendasi ke Kemenpora. Dia menjelaskan rekomendasi sudah memenuhi parameter yang ditentukan yakni cabor DBON dan non-DBON, yang memiliki peluang perolehan medali, serta potensi atlet junior.
Dalam waktu dekat, rekomendasi itu diharapkan bisa dibahas bersama dan menjadi acuan pengisian entry-by-name kontingen yang batas waktunya hingga akhir Maret ini.
"Keputusannya tentu tidak bisa memuaskan semua pihak tetapi kami membuka opsi terhadap cabor yang mampu dibiayai mandiri oleh federasi nasional tentunya dengan parameter khusus. Jadi walau biaya mandiri, mereka tetap perlu memastikan atlet yang mampu bersaing dan jadi tolak ukur pembinaan," pungkas Ferry. (OL-8)
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
KOI menyampaikan secara terbuka dan diplomatis penjelasan mengenai situasi yang terjadi di Indonesia.
KOI memahami bahwa keputusan terkait penolakan visa terhadap atlet Israel membawa konsekuensi tersendiri dalam hubungan dengan IOC.
KOI menegaskan adanya konsekuensi tegas bagi atlet bulu tangkis yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Capaian Indonesia di SEA Games 2025 mencerminkan kerja keras dan disiplin atlet nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved