Selasa 22 Maret 2022, 11:44 WIB

Vita Marissa Evaluasi Penampilan Dua Pasangan PB Djarun di All England

 Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
Vita Marissa Evaluasi Penampilan Dua Pasangan PB Djarun di All England

Ist/Facebook
Pelatih ganda campuran PB Djarum Vita Marissa.

 

DUA pasangan ganda campuran PB Djarum telah menyelesaikan misinya pada turnamen pertama mereka tahun ini, yakni All England 2022.

Tampil sebagai unggulan kelima di kejuaraan bulu tangkis tertua di dunia itu, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terhenti di babak perempat final usai kalah dari pasangan Tiongkok Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping dengan kedudukan 23-25 dan 19-21.

Sementara itu pasangan baru Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja kalah di babak dua dari sang juara Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) dengan kedudukan 19-21 dan 17-21.

Terkait hasil pertandingan dua pasang atletnya, pelatih ganda campuran PB Djarum Vita Marissa angkat bicara.

Menurut Vita, untuk pasangan Dejan/Gloria masih perlu banyak yang diperbaiki dari segi teknik sementara untuk Praveen/Melati komunikasi menjadi aspek penting yang harus terus dijaga.

Baca juga: PBSI: Prestasi Bagas/Fikri Juara All England Tanda Regenerasi Ganda Putra

“Untuk Dejan/Gloria butuh jam terbang. Tapi pertandingan banyak juga percuma kalau mereka nggak bisa evaluasi kekurangan masing-masing. Jadi semuanya harus berbarengan. Dari segi teknik, rotasi dan lainnya masih banyak yang harus dilatih lagi,” kata Vita dalam keterangan resmi PB Djarum, Selasa (22/3).

“Sementara Praveen/Melati, buat mereka komunikasi adalah hal yang penting di luar teknik. Kalau komunikasi mereka aman, semua aman,” lanjut Vita.

Selesai dari All England 2022, Praveen/Melati dan Dejan/Gloria akan melanjutkan perjalanan ke Swiss Open 2022. Ganda campuran PB Djarum juga menambah satu kekuatan lagi dengan menerbangkan pasangan debutan, Akbar Bintang Cahyono/Marsheilla Gischa Islami.

Bicara soal target, Vita mengatakan ingin mencapai hasil tertinggi di Swiss. Meski di sisi lain ia mengakui kondisi para atlet yang sempat terinfeksi Covid-19 cukup mempengaruhi persiapan pertandingan.

“Target tentu ingin yang tertinggi. Namun bukannya menjadikan alasan tapi memang seminggu kena Covid itu cukup mempengaruhi persiapan. Ya kita coba untuk maintain dengan baik saja untuk hasil maksimal,” ujar Vita.

Dapat diketahui, Swiss Open 2022 akan berlangsung mulai hari ini, 22-27 Maret di St. Jakobshalle Basel, Swiss. Pertandingan BWF Super 300 ini akan memperebutkan total hadiah sebesar USD180 ribu atau sekitar Rp2 miliar.

Pada pertandingan putaran pertama yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Selasa (22/3), pertarungan All Indonesia akan langsung tersaji di mana Praveen/Melati akan menghadapi Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso.

Sementara di pertandingan lain Dejan/Gloria akan berhadapan dengan pasangan Jerman Jones Ralfy Jansen/Linda Efler, sedangkan pasangan Akbar/Gischa akan terlebih dahulu melakoni pertarungan di babak kualifikasi dengan menghadapi pasangan Skotlandia Alexander Dunn/Ciara Torrance. (Rif/PB Djarum/OL-09)

Baca Juga

MI/HO

PB Djarum Kembali Gelar Audisi Umum Setelah Absen Dua Tahun

👤Akmal Fauzi 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 23:26 WIB
Audisi PB Djarum tahun ini dikhususkan untuk mencari atlet bulu tangkis pada kelompok usia U-11 dan...
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Menpora Lantik 193 Atlet Jadi PNS

👤Akmal Fauzi 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 20:56 WIB
Beberapa atlet yang diangkat menjadi PNS di Kemenpora yakni atlet angkat besi Eko Yuli dan atlet parapowerlifting Ni Nengah...
dok.PB Djarum

PB Djarum Kembali Gelar Audisi Umum Setelah Absen Dua Tahun

👤Akmal Fauzi 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 20:40 WIB
PB Djarum kembali menggelar ajang pencarian bakat pebulutangkis Indonesia setelah sempat absen dua tahun akibat pandemi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya