Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMENANGKAN turnamen Grand Slam Australia Terbuka 2022, membuat nama sang petenis nomor satu dunia Ashleigh Barty kini tergabung dalam jajaran nama-nama pemain legendaris. Barty masuk dalam klub royalti tenis yang berisikan peraih gelar Grand Slam untuk tiga permukaan berbeda.
Torehan itu membuat dirinya menjadi petenis tuan rumah pertama sejak 44 tahun lalu (1978) saat Chris O'Neill meraih gelar di Negeri Kanguru. Menyikapi namanya berada di antara nama-nama seperti Serena Williams, Roger Federer, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic, Barty merasa tersanjung.
Bersama Williams, petenis berusia 25 tahun itu menjadi dua petenis wanita yang memenangkan tiga Grand Slam di tiga permukaan berbeda (tanah liat, rumput, dan lapangan keras). "Saya merasa tersanjung dan senang berada di grup untuk orang-orang terpilih. Sejujurnya, saya bahkan tidak merasa dapat disandingkan dengan para juara tenis tersebut," kata Barty.
"Saya masih harus banyak belajar dan mencoba memperbaikinya. Mencoba dan belajar setiap hari untuk menjadi lebih baik lagi," lanjutnya.
Namun Barty juga menyebut, bahwa torehannya ini tidak sama dengan gelar juara yang ia sudah raih sebelumnya. "Pergelaran Prancis Terbuka dan Wimbledon di London, Inggris sangat berbeda. Semua tahapan kehidupan menjadi sangat berbeda. Jadi memiliki gelar Grand Slam di setiap permukaan itu sangat menakjubkan. Saya sangat merasa beruntung dan tersanjung memiliki keistimewaan itu," tambah Barty.
Menilik ke belakang hingga sekarang, pelatih Barty Craig Tyzzer juga kagum terhadap pencapaiannya. "Saya pikir kita semua dapat berbicara dan melihat apa saja yang bisa dia (Barty) lakukan di setiap pertandingan di permukaan berbeda. Melihat permainannya di level tenis yang ia lakukan sekarang. Saya kagum akan hal itu," kata Tyzzer.
Baca juga: Raih Gelar Australia Terbuka, Barty: Mimpi yang jadi Kenyataan
Terlepas dari cara Tyzzer melatih sosok Barty sekarang. Barty juga ikut memuji pelatih masa kecilnya dulu Jim Joyce yang mengenalkannya kepada tenis. "Ini adalah salah satu tantangan terbesar yang Jim berikan kepada saya ketika saya masih muda. Menjadikan saya sebagai petenis yang lengkap (dari sisi permainan) dan benar-benar konsisten," jelas Barty.
Usai menyabet mahkota juara di negeri sendiri, Barty cukup merayakan kemenangannya dengan melanjutkan kegiatan seperti biasanya. "Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Sekarang saya menantikan fase kehidupan saya berikutnya," tutupnya. (AFP/OL-14)
Aldila Sutjiadi dan Christopher Rungkat merupakan ganda campuran tersukses Indonesia dalam satu dekade terakhir dengan koleksi hattrick medali emas SEA serta medali emas Asian Games 2018.
LANGKAH petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, di nomor ganda putri Australia Terbuka 2026 harus terhenti lebih awal, di tangan pasangan tuan rumah.
Tampil di Rod Laver Arena, Emma Raducanu menyerah dua set langsung dengan skor 7-6 (7-3) dan 6-2 dari Anastasia Potapova.
Jannik Sinner melaju ke putaran kedua Australia Terbuka usai lawannya, Hugo Gaston, mundur karena cedera.
Naomi Osaka membutuhkan waktu 2 jam 22 menit untuk mengamankan kemenangan atas Antonia Ruzic lewat laga tiga set, 6-3, 3-6, dan 6-4 di putaran pertama Australia Terbuka.
Janice Tjen cetak sejarah di Australian Open 2026 usai tumbangkan Leylah Fernandez. Dukungan diaspora Indonesia di ANZ Arena jadi pemicu mental.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved