Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAPembalap Red Bull Racing Max Verstappen merasa puas setelah meraih gelar pertamanya di ajang Formula 1 dalam gelaran penutupan musim GP Abu Dhabi. Baginya, selebihnya adalah bonus.
Verstappen mengungkapkan setelah dirinya meraih titel pertama, ia merasa telah mencapai segalanya di Formula 1. Dirinya juga siap mempertahankan gelar juara dunia itu di musim depan.
Berkat gelar yang ia raih musim ini, dirinya masuk dalam daftar elite sebagai pembalap di bawah 25 tahun yang berhasil meraih trofi juara dunia.
Baca juga: Dua Protes Ditolak, Mercedes Gugat Kemenangan Verstappen di GP Abu Dhabi
"Tentu saja, saya akan tetap balapan. Tapi dalam hal pencapaian, saya telah mendapatnya segalanya di Formula 1 sekarang. Jadi, semua yang saya dapatkan berikutnya merupakan bonus," ujarnya.
Pada jalannya GP terakhir di Sirkuit Yas Marina, dominasi balapan dikuasai oleh rival beratnya Lewis Hamilton. Pembalap Mercedes itu mampu menjaga kecepatan dengan sangat baik. Bahkan berhasil menjaga performa mobilnya dengan ban yang sudah kurang baik.
Sempat diprediksi balapan akan dipimpin sampai finis oleh 'Safety Car', penyelenggara 'race control' memutuskan melanjutkan balapan dengan satu lap tersisa.
Hal itu menjadi peluang sekaligus momen terbaik Verstappen untuk memenangi balapan, terlebih setelah menggunakan ban baru. Pembalap asal Belanda itu memiliki kecepatan di atas Hamilton dan keluar sebagai juara.
"Ya, itu benar-benar gila. Terutama dengan bagaimana jalannya balapan. Tentu saja ini sedikit seperti rollercoaster, dari yang tidak memiliki kesempatan hingga semua peluang datang bersamaan di lap terakhir." kata Verstappen.
"Kami melakukannya dengan baik. Sungguh luar biasa. Apa yang saya rasakan benar-benar gila, begitupun dengan para kru yang melihat langsung," lanjutnya.
Verstappen juga memuji rekan setimnya, Sergio Perez yang berusaha menahan Hamilton untuk memperkecil selisih jarak.
"Saya memenangi gelar juara dunia juga berkat Checo (Perez). Saya pikir tanpa dirinya, saya tidak akan berada di sini (podium utama). Karena mereka bisa memiliki jarak yang cukup untuk melakukan pit stop di belakang safety car," puji Verstappen. (Formula1/OL-1)
Max Verstappen, secara terbuka menyatakan harapannya Red Bull bisa tampil lebih kompetitif demi menandingi dominasi Mercedes di Formula 1 musim ini.
Max Verstappen, harus puas finis di posisi keenam GP Australia dengan selisih waktu yang cukup mencolok, yakni 54,617 detik dari sang pemenang, pembalap Merceds George Russell.
George Russell sukses meraih pole position di F1 GP Australia 2026. Simak drama kecelakaan Max Verstappen dan kejutan Kimi Antonelli dalam kualifikasi Melbourne di sini
Di serial dokumenter Netflix, Formula 1: Drive to Survive, Horner membantah keras spekulasi yang menyebut bahwa Max Verstappen dan pihak manajemennya menjadi dalang di balik pemecatannya.
Lewis Hamilton menilai karakteristik mobil saat ini memberikan ruang lebih bagi pembalap untuk melakukan koreksi saat terjadi kesalahan di lintasan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved