Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Kuota Angkat Besi Bisa Tambah

Gnr/R-3
14/5/2016 09:15
Kuota Angkat Besi Bisa Tambah
(ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

TIM angkat besi Indonesia berpeluang menambah kuota lifter yang akan berlaga pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Hal itu menyusul skandal doping yang menimpa tim angkat besi Rusia. Jika ‘Negeri Beruang Merah’ dipastikan kehilangan kuota, peringkat Indonesia dalam rangking kualifikasi pun akan ikut terdongkrak.

Peluang penambahan kuota bagi Indonesia terjadi di kategori putra yang sebelumnya sudah memastikan lima tiket Olimpiade.

Manajer tim angkat besi Indonesia, Alamsyah Wijaya, mengatakan, bila kuota lifter Rusia tercoret satu kuota akibat skandal doping itu, peringkat Indonesia di daftar rangking kualifikasi akan naik ke peringkat enam dunia yang memiliki jatah enam kuota di Olimpiade Rio 2016 pada 5-21 Agustus mendatang.

“Kami mendengar kabar itu selepas dari Kejuaraan Asia di Taskent, Uzbekistan. Kami mendapat pernyataan bisa tambah kuota satu lagi di putra akibat Rusia terancam turun peringkat di kualifikasi Olimpiade karena doping. Tapi penambahan ini baru bisa dipastikan pada 15-23 Juni dari IWF sendiri,” kata Alamsyah.

Skandal doping lifter Rusia merebak seusai Kejuaraan Dunia 2015 di Houston, Amerika Serikat, November tahun lalu.
Empat atlet Rusia, yaitu Aleksei Lovchev (kelas 105 kg), Olga Zubova (75 kg), Aleksei Kosov (94 kg), dan Olga Afanaseva (69 kg) gagal lolos dari tes doping. Namun, keempatnya mengajukan banding dengan memberikan sampel B.

Sebelumnya, empat lifter Rusia lainnya telah mendapatkan vonis larangan bertanding hingga 4 tahun menyusul kasus doping yang menimpa mereka.

Mereka ialah dua juara Eropa Junior 2014, Illya Atmabayev (85 kg) dan Denis Kekhter (94 kg). Dua lainnya ialah Artem Grigoryan (105 kg) yang divonis tahun lalu dan Maksim Sheiko yang menerima vonis pada 2014.

Berdasarkan aturan anti-doping IWF, negara yang sudah mendapatkan kuota Olimpiade dapat kehilangan satu kuota jika empat lifter di negara itu tersangkut kasus doping. (Gnr/R-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya