Senin 22 November 2021, 17:44 WIB

Ini Penjelasan Mercedes soal Perintah Mengakhiri Balapan pada Bottas di GP Qatar 

Ilham Ananditya | Olahraga
Ini Penjelasan Mercedes soal Perintah Mengakhiri Balapan pada Bottas di GP Qatar 

AFP/Karim Jaafaar
Valtteri Bottas saat membalap di GP Qatar

 

PEMBALAP Mercedes, Valtteri Bottas merasa frustasi dengan hasil pada Formula 1 GP Qatar, pada Minggu (21/11) malam lalu. Setelah dirinya gagal untuk dapat menyelesaikan balapan di Sirkuit Losail. 

Kegagalan itu diawali sejak hukuman yang diterima dirinya karena mengabaikan bendera kuning, kemudian dijatuhi hukuman penalti tiga grid. Lalu ia juga gagal memanaskan ban saat start, sehingga kehilangan grip dan disalip lawan-lawannya. 

Kekesalannya semakin memuncak ketika ban mobil W12 miliknya mengalami kempes saat memasuki lap ke-33. Ketika ia mencoba memasuki pit untuk mengganti ban medium, ternyata hal itu malah semakin menghambatnya. 

"Pada awalnya, saya pikir angin akan membantu di trek lurus karena mobil terdorong ke sisi samping. Kemudian, saya mengalami kebocoran pada tikungan pertama. Tentu saja, itu adalah titik terburuk dari trek walaupun cengkeraman pada ban bagus," ucap Bottas. 

Prinsipal Mercedes, Toto Wolff dan kru mencoba melihat ulang data. Namun tidak ditemukan kepastian penyebab kebocoran ban tersebut. 

Baca juga : Alfa Romeo Kontrak Pembalap Tiongkok

Hingga akhirnya saat Bottas masih berada di posisi ke-13, tim Mercedes memintanya untuk segera mengakhiri balapan pada sembilan lap tersisa. Pihak Mercedes tidak ingin menambah kemungkinan kerusakan yang terjadi pada mobil mereka, jika dipaksakan hingga akhir. 

"Sebenarnya mobil kami cukup bagus. Kami masih mempunyai kesempatan terbaik untuk dapat mencapai podium. Namun kami tahu, kami akan mencapai batasan saat kerusakan mulai terjadi. Jadi semua yang terjadi itu hanya kesialan," tutur Wolff. 

Kepala Insinyur Mercedes, Andrew Shovlin juga mendukung keputusan tim untuk Bottas mengakhir balapan. 

"Kami memutuskan untuk mobil kembali ke dalam pit, karena tidak bisa melihat prospek poin. Ada banyak kerusakan pada aerodinamika dan kami mulai merasakan vibrasi besar pada ban. Kami juga akan segera berkomunikasi dengan pihak Pirelli," kata Shovlin. 

"Mobil miliknya (Bottas) sangat kencang, kami memberikan pengaturan bagus untuknya. Dia bahkan berhasil membawa mobil tersebut pada posisi yang lebih baik ketimbang Lewis (Hamilton). Namun memang, pengaturan baru tersebut, sedikit lebih menyulitkan Bottas," tambahnya. (Motorsport/OL-7)

Baca Juga

AFP/William WEST

Krejcikova Singkirkan Azarenka di 16 Besar Australia Terbuka

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 24 Januari 2022, 04:49 WIB
Unggulan keempat tersebut memenangi pertarungan dari baseline untuk menyingkirkan petenis veteran asal Belarus Azarenka, yang kesulitan...
AFP/Paul Crock

Nadal Melaju ke Perempat Final Australia Terbuka

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 24 Januari 2022, 04:06 WIB
Hasil pertandingan babak 16 besar ini juga menambah keunggulan Nadal atas Mannarino menjadi 3-0 dalam catatan pertemuan ATP...
Antara/Dhemas reviyanto

Tiga Tim Sapu Bersih Kemenangan di Seri Perdana IBL 2022 

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 23:30 WIB
Ketiga tim yang belum terkalahkan itu adalah klub-klub yang masuk dalam Divisi Putih, yaitu Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Amartha Hangtuah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya