Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SERI balap Moto-GP Prancis sepertinya menjadi momentum bagi Jorge Lorenzo untuk kembali membuktikan kemampuannya sebagai pembalap tercepat. Setelah gagal merebut posisi teratas di seri-seri sebelumnya, pembalap Yamaha asal Spanyol itu akhirnya merebut posisi terdepan pertamanya di sesi kualifikasi, kemarin.
Pembalap yang musim depan akan hijrah ke Ducati itu melahap Sirkuit Le Mans, Prancis, dengan membukukan waktu 1 menit 31,975 detik.
Pembalap andalan tim Honda, Marc Marquez, harus rela start di posisi kedua dengan hanya mencatat waktu tercepat 1: 32,416 detik atau selisih 0,441 detik dari Lorenzo.
Posisi ketiga ditempati pembalap Ducati Andrea Iannone dengan waktu 1 menit 32,469 detik.
Lorenzo mengungkapkan dirinya tak menyangka dapat meningkatkan catatan waktunya hingga 31,9 detik.
Dengan hasil tersebut, perusahaan ban Michelin juga mencatatat rekor tercepat pertamanya sejak kembali ke dunia balap.
"Rasanya mustahil berada di 31,9/32,0 menit di balapan. Saya sangat senang dengan rekor saya ini," ujar Lorenzo seusai balapan.
Ia juga menyatakan keberhasilan tersebut diraih berkat kerja keras timnya yang sama-sama memperbaiki performa Lorenzo dalam seri balapan musim ini.
"Kami sudah bekerja keras untuk mengembangkan semua sampai sedetail-detailnya. Motornya juga sudah siap untuk mencatat waktu tercepat dan seperti biasa hal terpenting di balapan ialah tetap berada di kecepatan yang bagus, tetap konsisten, dan bersiap-siap untuk lap terakhir," lanjutnya.
Sementara itu, rekan setim Lorenzo, Valentino Rossi, hanya bisa membukukan waktu 1 menit 33,012 detik. The Doctor akan memulai balapan di posisi ketujuh, posisi terburuk yang ia raih sejak memulai balapan di posisi terakhir di Valencia pada seri balapan musim lalu.
Itu juga pertama kalinya bagi Rossi berada di baris ketiga sejak GP Australia musim lalu. Hasil kualifikasi itu melanjutkan catatan buruk Rossi selama sesi latihan bebas. Sebelumnya the Doctor memang gagal mengulangi performa seperti saat membalap di Spanyol. (AFP/AP/Rul/R-2)
Usman Hamid, menilai kasus kekerasan Brimob di Tual mencerminkan lemahnya akuntabilitas dan pengawasan di tubuh Polri.
Polri akui kelemahan dan janji evaluasi peran Brimob di pengamanan sipil usai desakan YLBHI. Hal ini menyusul kasus Bripda MS yang tewaskan siswa di Tual.
Bripda Mesias Viktor Siahaya dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dalam kasus penganiayaan seorang siswa di Tual hingga meninggal dunia.
Pengamat mendesak Polri untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh menyusul kembali terulangnya aksi kekerasan oleh oknum anggota Brimob terhadap pelajar di Tual, Maluku
Amnesty International Indonesia menilai kematian pelajar 14 tahun di Tual, Maluku, memperpanjang dugaan pembunuhan di luar hukum oleh aparat dan mendesak reformasi struktural Polri.
Pengamat ISESS Bambang Rukminto menyoroti pelibatan Brimob dalam penanganan kamtibmas di Polres Tual, Maluku Tenggara, menyusul tewasnya pelajar MTs oleh oknum Bripda MS
GENERASI Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (GM FKPPI) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menggelar pertemuan seluruh rayon.
DEWAN Pimpinan Pusat Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (DPP KAMSRI) menyoroti kondisi politik nasional yang belakangan ini memanas akibat gelombang aksi massa.
OMBUDSMAN RI menyoroti korban berjatuhan pada demo di sejumlah wilayah di Indonesia pada Jumat (29/8) hingga (1/9).
Marcellus juga menegaskan dukungannya terhadap penyampaian aspirasi masyarakat selama dilakukan dengan damai.
MENTERI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan memimpin rapat koordinasi membahas kondisi keamanan pascademonstrasi yang sebelumnya berujung kerusuhan di sejumlah wilayah.
Masyarakat disebut masih mengalami tekanan ekonomi dan masalah ketenagakerjaan yang kian berat, mulai dari maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved