Selasa 12 Oktober 2021, 09:22 WIB

Memacu Adrenalin Bermotocross di Puncak Wawas Argo

Muhamad Fauzi | Olahraga
Memacu Adrenalin Bermotocross di Puncak Wawas Argo

dok.pribadi
Balapan Ubar Hard Enduro Wawas Argo Motocross diikuti 300 peserta dengan medan perbukitan di Jonggol, Kabupaten Bogor.

 

TAK jauh dari hiruk pikuk Jakarta, terdapat kawasan perbukitan yang menjadi tempat para penggemar motocross beradu cepat.

Bermula dari hadirnya Kawasan wisata Trail Adventure Wawas Argo, lalu lahirlah event bertajuk Ubar Hard Enduro Wawas Argo Motocross. Event yang digelar Minggu (10/10) ini sebagai ajang para rider berlomba menguji performa motor dan ketrampilan dalam melintasi trek yang didominasi bukit terjal dan bebatuan hidup.

Perlombaan yang diinisiasi Kadislitbang Laksamana Pertama TNI Agus Karminto, S.E. ini, mempertandingkan 8 kategori. Diikuti puluhan crosser nasional dan ratusan crosser lokal, total pesertanya kurang lebih 300 orang. Peserta yang terlibat sudah melalui seleksi yang ketat sesuai prokes dengan pemeriksaan sertifikat menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dan swab antigen.

Lintasan menanjak di kawasan Cibodas, Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi saksi betapa meriahnya event yang berangkat dari niat pribadi tersebut.

“Untuk penyelenggaraan motocross enduro wawas argo, Bogor, adalah bentuk dari niat saya sebagai panitia penyelenggara yang nantinya dapat menjaring crosser crosser muda lokal berbakat yang diharapkan nantinya dapat meningkatkan kemampuannya untuk menjadi crosser nasional hingga internasional,” ujar Agus dalam keterangannya, Selasa (12/10).

Siapa sangka dari sekadar niat sederhana, Enduro Wawas Argo Motocross bisa menjaring lebih dari 200 peserta. Salah satu dari daya tarik kejuaraan ini adanya 17 crosser putri yang turut meramaikan kelas FFA putri dengan performance yang tidak kalah enerjik dengan para crosser pria

“Jujur saya kaget dengan antusisasme para crosser dalam kegiatan ini, karena awalnya saya hanya perkirakan 200 peserta. Hal itu karena Saya menyadari saat ini masih dalam kondisi ppkm level 3 disini. tapi nyatanya disini peserta sangat banyak sekitar 300 yang kami terima, dan sebenarnya permintaan yang masuk sekitar 500 an,” ujar Agus.

Agus Karminto juga melihat potensi trek, bisa masuk dalam agenda seri nasional kejuaraan motocross yang digarap IMI jika di poles sedikit lagi.

"Melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi untuk mengikuti kejuaraan motocross Enduro ini, rencananya kegiatan ini akan saya agendakan minimal 1 tahun sekali, namun saya juga ingin mendapat dukungan sepenuhnya dari Pemda yang mempunyai wilayah, juga aparat keamanan (babinsa, koramil, dan polsek) dan saya saat ini juga sedang koordinasi untuk menggandeng Ikatan Motor Indonesia (IMI), dengan harapan agar kegiatan Motocross Enduro ini dapat menjadi agenda nasional dibawah naungan IMI, ” imbuhnya.

Sebelum memulai acara, Kadislitbang Laksamana Pertama TNI Agus Karminto, S.E. beserta jajaran TNI AL terlebih dulu menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan tali asih dan sembako kepada warga sekitar, sebagai rangkaian kegiatan TNI AL dalam memperingati HUT TNI ke-76. (OL-13)

Baca Juga: Kalah dari Wangcharoen, Ginting Dinilai Tampil Kurang Berani

Baca Juga

AFP

Ahsan/Hendra Lewati Rintangan Pertama Di Prancis Terbuka 2021

👤Widhoroso 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:25 WIB
KEMENANGAN diraih ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di babak pertama turnamen bulutangkis Prancis Terbuka...
AFP

Praven/Melati Jaga Asa Ganda Campuran Indonesia Di Prancis Terbuka 2021

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:03 WIB
GANDA campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melangkah menuju babak 16 besar Prancis Terbuka 2021 usai menekuk wakil Malaysia Chen...
MI/YUSUF RIAMAN

ITDC Group Pacu Penyelesaian Sirkuit Mandalika

👤Yusuf Riaman 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 20:20 WIB
Sejumlah kelengkapan pendukung sirkuit yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat, itu, terus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya