Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
TAMPIL perdana di ajang bergengsi Piala Sudirman XVII/2021, bukan hal yang mudah bagi pemain muda Indonesia Ester Nurumi Tri Wardoyo. Kalah dari wakil Kanada Rachel Chan, pemain berusia 17 tahun itu mengaku mendapat pengalaman berharga.
Sebenarnya, Ester sudah mengawali pertandingan penyisihan Grup C perebutan Piala Sudirman di Energia Areena, Vantaa, Finlandia, dengan baik. Dalam debutnya di ajang beregu campuran dunia yang digelar Senin (27/9) petang waktu setempat, pemain kelahiran Jayapura ini bisa mengembangkan permainan.
Namun, karena belum banyak memiliki pengalaman, Ester justru membuat kesalahan-kesalahan sendiri. Fokus dan konsistensinya belum terjaga dengan prima.
Baca juga: Fajar/Rian Mengaku Masih Terus Beradaptasi dengan Lapangan
Usai unggul 24-22 di gim pertama, Ester malah banyak membuang kesempatan menambah angka di gim kedua. Dia pun kalah 8-21 setelah penempatan shuttlecock Chan ke belakang tidak mampu dijangkau Ester.
Kesalahan demi kesalahan dan kehilangan fokus terus dibuat oleh Ester di gim penentuan. Poin terakhir yang diraih Chan juga karena penempatan shuttlecock Ester di disi kiri lawan, melebar. Ester pun kalah 18-21.
"Gim pertama saya sebenarnya bisa main enak. Cuma di gim kedua, fokus saya sering hilang. Saya jadi bingung sendiri," tutur Ester dalam keterangan resmi PBSI Selasa (28/9) malam.
"Di gim ketiga ketika ketinggalan, saya malah bisa main lepas. Sayang banget tidak bisa menjaga konsistensi, saya pun kalah," tambah Ester.
Dari kekalahannya ini, Ester mengaku banyak mendapat pengalaman berharga saat berlaga di kejuaraan besar.
"Saya harus bermain lebih safe, tidak mudah mati sendiri. Harus lebih tahan saat bermain. Saya harus menambah power dan mental pertandingan agar lebih ditingkatkan," tutur Ester.
Sementara itu menurut pelatih tunggal putri Herli Djaenudin, Ester diberi kesempatan turun bertanding untuk memberi kesempatan dan pengalaman lebih banyak. Selain itu, performa saat simulasi lalu juga sangat baik.
"Ester sebenarnya performanya kali ini cukup baik. Cuma kurang konsisten. Tadi di gim pertama sudah sesuai strategi. Namun di gim kedua kehilangan fokus dan banyak melakukan kesalahan sendiri," tutur Herli.
"Di gim ketiga, sempat ketinggalan jauh dan mampu unggul 17-16. Namun, lagi-lagi soal konsistensinya belum bisa dijaga. Dia kembali melakukan kesalahan di poin-poin kritis. Yang pasti dia banyak mendapat pengalaman berharga dari kekalahannya ini," tutupnya. (PBSI/OL-1)
BWF mengumumkan transformasi besar World Tour 2027-2030. Denmark Open naik ke level Super 1000, total 36 turnamen setahun, format baru, dan hadiah hingga USD 26,9 juta.
Jika Indonesia Arena tidak memungkinkan, pemerintah juga membuka opsi penggunaan venue alternatifuntuk Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber.
Indonesia memiliki rekam jejak yang baik dalam menyelenggarakan berbagai event olahraga internasional.
Hasil di Piala Sudirman 2025 bisa menjadi tolok ukur kemajuan dan proses yang sudah berada dalam jalur yang benar.
Taufik Hidayat memastikan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bakal melakukan evaluasi atas kegagalan bulu tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Alwi Farhan menjadi salah satu nama yang diprediksi melejit setelah tampil menawan dengan menumbangkan andalan Denmark Anders Antonsen di babak grup Piala Sudirman 2025.
Ester tampil tenang dan dominan saat menghadapi tunggal ketiga Tailan, Pornoicha Choeikeewong untuk menang 21-13 dan 21-16 dan membawa Indonesia ke semifinal BATC 2026.
Tampil di partai pemungkas, Ester Nurumi memastikan dominasi Indonesia setelah mengalahkan Wong Yi lewat permainan dua gim langsung, 21-17 dan 21-14.
Cedera retak tulang kering pada kaki kanan yang dialaminya memaksa Ester Nurumi absen dari berbagai turnamen kompetitif sejak terakhir kali berlaga di Taipei Terbuka pada Mei 2025.
Ester Nurumi Tri Wardoyo belum pulih dari cedera yang dialaminya di Taiwan Terbuka.
Walaupun bertanding dengan kedudukan unggul 3-0, Ester menyebutkan bahwa dirinya masih dihinggapi rasa gugup. Sebab, ia memiliki keinginan untuk memenangkan pertandingan itu.
PELATIH tunggal putra, Indra Wijaya, menyatakan anak asuhnya melakoni pertandingan melawan Inggris dalam pertandingan Piala Sudirman 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved