Selasa 28 September 2021, 09:37 WIB

Ester Petik Pengalaman Berharga di Piala Sudirman 2021

Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
Ester Petik Pengalaman Berharga di Piala Sudirman 2021

Twitter @INABadminton
Tunggal putri Indonesia Ester Nurumi Tri Wardoyo

 

TAMPIL perdana di ajang bergengsi Piala Sudirman XVII/2021, bukan hal yang mudah bagi pemain muda Indonesia Ester Nurumi Tri Wardoyo. Kalah dari wakil Kanada Rachel Chan, pemain berusia 17 tahun itu mengaku mendapat pengalaman berharga.

Sebenarnya, Ester sudah mengawali pertandingan penyisihan Grup C perebutan Piala Sudirman di Energia Areena, Vantaa, Finlandia, dengan baik. Dalam debutnya di ajang beregu campuran dunia yang digelar Senin (27/9) petang waktu setempat, pemain kelahiran Jayapura ini bisa mengembangkan permainan.

Namun, karena belum banyak memiliki pengalaman, Ester justru membuat kesalahan-kesalahan sendiri. Fokus dan konsistensinya belum terjaga dengan prima. 

Baca juga: Fajar/Rian Mengaku Masih Terus Beradaptasi dengan Lapangan

Usai unggul 24-22 di gim pertama, Ester malah banyak membuang kesempatan menambah angka di gim kedua. Dia pun kalah 8-21 setelah penempatan shuttlecock Chan ke belakang tidak mampu dijangkau Ester.

Kesalahan demi kesalahan dan kehilangan fokus terus dibuat oleh Ester di gim penentuan. Poin terakhir yang diraih Chan juga karena penempatan shuttlecock Ester di disi kiri lawan, melebar. Ester pun kalah 18-21.

"Gim pertama saya sebenarnya bisa main enak. Cuma di gim kedua, fokus saya sering hilang. Saya jadi bingung sendiri," tutur Ester dalam keterangan resmi PBSI Selasa (28/9) malam.

"Di gim ketiga ketika ketinggalan, saya malah bisa main lepas. Sayang banget tidak bisa menjaga konsistensi, saya pun kalah," tambah Ester.

Dari kekalahannya ini, Ester mengaku banyak mendapat pengalaman berharga saat berlaga di kejuaraan besar. 

"Saya harus bermain lebih safe, tidak mudah mati sendiri. Harus lebih tahan saat bermain. Saya harus menambah power dan mental pertandingan agar lebih ditingkatkan," tutur Ester.

Sementara itu menurut pelatih tunggal putri Herli Djaenudin, Ester diberi kesempatan turun bertanding untuk memberi kesempatan dan pengalaman lebih banyak. Selain itu, performa saat simulasi lalu juga sangat baik.

"Ester sebenarnya performanya kali ini cukup baik. Cuma kurang konsisten. Tadi di gim pertama sudah sesuai strategi. Namun di gim kedua kehilangan fokus dan banyak melakukan kesalahan sendiri," tutur Herli.

"Di gim ketiga, sempat ketinggalan jauh dan mampu unggul 17-16. Namun, lagi-lagi soal konsistensinya belum bisa dijaga. Dia kembali melakukan kesalahan di poin-poin kritis. Yang pasti dia banyak mendapat pengalaman berharga dari kekalahannya ini," tutupnya. (PBSI/OL-1)

Baca Juga

dok.Pemprov Jateng

Buka Event Trail, Ganjar: Ajang Mengenalkan Pariwisata Jateng ke Dunia

👤Haryanto 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 17:55 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melepas pembalap motor trail dalam acara Penobatan Raja Tanjakan dan Enduro Race di Cilacap, Jawa...
Maddie Meyer/Getty Images/AFP

Heat Paksa Celtics Lakoni Laga Penentuan Final Wilayah Timur NBA

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 13:42 WIB
Jimmy Butler tampil sebagai pahlawan untuk Heat dalam pertandingan kali ini, pebasket berusia 32 tahun itu sukses mencetak 47 poin dan 9...
DOK/FORBES-MBSL

Forbes Indonesia-MBSL Bekerja Sama Gelar Golf Tournament 2022 untuk Amal

👤Media Indonesia 🕔Jumat 27 Mei 2022, 21:20 WIB
MBSL dan Forbes Indonesia pernah bekerja sama menggelar turnamen golf yang berlangsung sukses pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya