Rabu 28 Juli 2021, 11:53 WIB

Milak Sebut Celana Sobek Buat Dirinya Gagal Pecahkan Rekor Dunia

Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
Milak Sebut Celana Sobek Buat Dirinya Gagal Pecahkan Rekor Dunia

AFP/Jonathan NACKSTRAND
Perenang Hongaria Kristof Milak merapikan celana renangnya yang sobek menjelang laga final renang Olimpiade Tokyo 2020.

 

PERENANG Hongaria Kristof Milak berhasil meraih medali emas di nomor renang 200 meter gaya kupu-kupu putra Olimpiade 2020 Tokyo, dalam pertandingan yang digelar di Tokyo Aquatic Center, Rabu (28/7).

Telah difavoritkan sejak awal untuk merebut medali emas, dalam perlombaan itu, Milak juga berhasil memecahkan rekor Olimpiade dengan catatan waktu 1 menit 51.25 detik, melebihi catatan rekor milik perenang Amerika Serikat (AS) Michael Phelps 1 menit 52.03 detik yang dicatatkannya di Olimpiade 2008 Beijing.

Meski tampil dengan luar biasa dalam pertandingan, Milak mengeluh robekan yang terjadi pada celananya membuatnya kehilangan fokus untuk memecahkan rekor dunia miliknya sendiri yang dicatatkannya di Korea Selatan 2019 lalu dengan catatan waktu 1 menit 50.73 detik.

Baca juga: Milak Pecahkan Rekor Olimpiade Renang 200 Meter Gaya Kupu-Kupu

"Celana saya sobek 10 menit sebelum saya memasuki kolam dan pada saat itu saya tahu bahwa rekor dunia telah hilang," katanya setelah balapan, dikutip dari AFP, Rabu (28/8).

"Saya kehilangan fokus dan tahu bahwa saya tidak akan bisa melakukannya (memecahkan rekor dunia) dengan kondisi emosi seperti itu. Tapi saya senang dengan medali emas ini," jelasnya.

Datang ke Tokyo dengan memegang rekor dunia, sepanjang pertandingan, Milak tampil mendominasi dengan dia langsung mengerahkan kekuatanya untuk memimpin dengan nyaman.

Perenang Jepang Tomoru Honda berhak atas medali perak, hanya berjarak  2.48 detik dari Milak. Sementara itu, perenang Italia Federico Burdisso berhasil merebut medali perunggu dengan catatan waktu 1 menit, 54.45 detik.

Juara Olimpiade 2012 London Chad le Clos dari Afrika Selatan harus puas finis di posisi kelima dengan catatan waktu 1 menit 54.93 detik, di belakang perenang Hongaria lainnya Tamas Kenderesi yang finis di posisi keempat. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP

Phoenix Suns Harus Akui Keunggulan Denver Nuggets

👤Ilham Ananditya 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 15:53 WIB
Kedua tim kembali bertemu  sejak Suns menundukkan Nuggets dalam empat pertandingan di putaran kedua babak playoff Wilayah Barat...
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Yayuk Basuki Sesali Kinerja Kemenpora dan LADI Terkait Sanksi WADA

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 13:37 WIB
WADA menenegur LADI yang dinilai tidak patuh dalam menjalankan program uji doping, dan berakibat keluarnya sanksi dari...
Ist/DPR

Terkait Kasus WADA, Sufmi Dasco: Tim Bentukan Kemenkes Bisa Bikin Pusing 

👤 Sri Utami 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 13:12 WIB
Sufmi Dasco Ahmad menilai tim investigasi yang akan dibentuk Kemenkes terkait sanksi Badan Anti Doping Dunia (WADA)...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya