Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA perenang Indonesia, Aflah Fadlan Prawira dan Azzahra Permatahani, ditargetkan mempertajam rekor nasional atas nama mereka masing-masing saat tampil di Olimpiade Tokyo 2020.
Keduanya telah mematangkan persiapan menjelang penampilan perdana di Olimpiade 2020 Tokyo, yang dijadwalkan pada Sabtu (24/7) di Tokyo Aquatics Center.
Menurut pelatih tim renang Indonesia, Donny B Utomo, kondisi fisik Aflah Fadlan dan Azzahra cukup prima. Saat ini, keduanya fokus pada penguatan mental dan pengaturan strategi.
Baca juga: Awal Positif, Greysia/Apriyani Kalahkan Pasangan Malaysia
Mengingat saingan mereka adalah perenang kelas dunia dan dan keduanya baru tampil perdana di Olimpiade, Donny mengatakan mereka hanya ditargetkan mempertajam rekornas.
"Kami menargetkan mereka mempertajam catatan waktu Rekornas di penampilan perdana ini," kata Dony, dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/7).
Fadlan, yang tampil lebih awal, akan turun di babak penyisihan 400 m gaya bebas putra pada 19.44 waktu Tokyo atau 17.44 WIB.
Kemudian, Azzahra akan turun di babak penyisihan nomor 400 meter gaya ganti perorangan putri pada pukul 20.05 waktu Tokyo atau 18.05 WIB.
Fadlan akan kembali tampil di nomor 1.500 meter Gaya Bebas Putra di tempat yang sama pada Jumat (30/7), pukul 19.42 waktu Tokyo atau 17.42 WIB.
"Persiapan sudah kita jalani, latihan rutin juga terus dilakukan di venue. Kesehatan terus dijaga. Mohon doa untuk bisa berbuat yang terbaik," kata Fadlan.
Keinginan menampilkan hasil maksimal juga dilontarkan Azzahra. Perenang berusia 19 tahun itu mengatakan bertanding di level dunia seperti Olimpiade merupakan pengalaman istimewa.
"Kami sudah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari. Sebuah kehormatan bisa bertanding melawan perenang-perenang dunia. Doakan bisa
mempertajam rekor nasional (rekornas)," kata Azzahra.
Rekornas 400 meter Gaya Bebas Putra dipegang Fadlan dengan catatan waktu 3 menit 52,18 detik. Sementara, rekornas 400 meter Gaya Ganti perorangan putri dimiliki Azzahra dengan catatan waktu 4 menit 48,51 detik.
"Fadlan dan Azzahra diharapkan bisa memperbaiki waktu terbaik walaupun persiapan banyak terkendala pandemi covid-19. Diharapkan aura Olimpiade menambah motivasi keduanya," ujar Pimpinan Timnas Renang Indonesia Harlin Rahardjo, yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Pengurus
Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI). (Ant/OL-1)
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Olimpiade musim dingin 2026 sendiri akan berlangsung mulai 6 hingga 22 Februari.
Syerina, yang baru pertama kali turun di kelas 70 kg, menyumbangkan satu dari total empat medali emas yang berhasil dikoleksi kontingen Merah Putih dari cabang judo.
Janice Tjen, yang berusia 23 tahun, kata dia, saat ini, merupakan petenis peringkat ke-53 dunia dan punya mimpi besar untuk terus meraih prestasi dari cabang olahraga tenis.
Dengan waktu persiapan yang makin singkat, PABSI kini menyiapkan strategi pembinaan agar para lifter Indonesia bisa berangkat ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Jason Donovan Yusuf berhasil mendulang dua medali emas dari nomor spesialisnya, yakni 50 meter dan 100 meter gaya punggung putra.
Nadia mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Adelia.
Tim renang Indonesia telah berhasil menyumbangkan sebanyak 3 medali emas, 2 medali perak dan 3 medali perunggu.
Tiga medali emas SEA Games secara beruntun disabet Masniari sejak edisi Vietnam pada 2021.
Jumlah perolehan medali dari cabang olahraga akuatik masih bisa bertambah.
Hilda dan Talitha berhasil memenuhi target yang diberikan Kemenpora.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved