Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGEMAR balap sepeda yang menyebabkan tabrakan massal di Tour de France karena ingin memamerkan pesannya di televisi telah ditangkap polisi setelah buron selama lima hari.
Perempuan yang tidak disebutkan identitasnya itu, tertangkap kamera memamerkan papan karton bertuliskan pesan saat balapan Tour de France.
Aksi perempuan itu memicu perdebatan mengenai keamanan dan perilaku pendukung yang menyebabkan puluhan pembalap sepeda mengalami cedera.
Baca juga: Jadi yang Tercepat di Etape Time Trial, Pogacar Tempel Van der Poel
"Perempuan itu telah diidentifikasi dan ditangkap, beberapa menit lalu," ujar seorang sumber setelah jaksa Kota Brest Camile Maunsoni mengonfirmasi ada tersangka yang telah ditahan.
Kecelakaan di etape pertama Tour de France yang berlangsung antara Brest dan Landerneau itu terjadi ketika perempuan yang tidak menghadap ke arah pertandingan namun ke kamera sembari memegang papan yang bertuliskan, 'Allez Opi-Omi', yang berarti 'Ayo, kakek dan nenek'.
Berada di tepi kelompok pembalap yang padat, pembalap Jerman Tony Martin menyenggol perempuan itu hingga jatuh dan menyebabkan puluhan pembalap lainnya terjatuh.
Tabrakan itu menyebabkan etape itu terhenti selama 5 menit saat tim medis merawat para pembalap.
Di tengah kekacauan itu, perempuan itu terlihat ketakutan dan melarikan diri.
Penggunaan frasa Opi-Omi, istilah kakek dan nenek dalam bahasa Jerman, sempat memicu spekulasi bahwa perempuan itu berasal dari Jerman. Namun, seorang sumber memastikan perempuan itu adalah warga Prancis.
Selepas kecelakaan pada Sabtu (26/6) itu, Direktur Tour de France Pierre-Yves Thonault menegaskan penyelenggara balapan akan menggugat penonton yang menyebabkan tabrakan itu.
"Kami melakukan ini agar kelompok minoritas orang yang melakukan ini tidak merusak Tour de France untuk penonton lainnya," tegasnya. (AFP/OL-1)
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Korban pertama kecelakaan ATR 42-500 di Balocci, Pangkep dievakuasi. Ia ditemukan tewas di jurang 200 m saat SAR dihantam cuaca ekstrem. Kabut pekat visibilitas 5 m.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di jalur arah Surabaya menuju Malang, tepatnya di Desa Pamotan, Kecamatan Porong.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400 Semarang-Bawen tepatnya di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang Selasa (6/1) pagi, dengan korban 1 tewas dan 6 luka.
Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Tol Batang–Semarang. Polisi mendalami dugaan gangguan kemudi pada truk trailer bermuatan besi.
Pebalap asal Slovenia Tadej Pogacar kini telah mengoleksi empat gelar juara dalam enam partisipasinya di Tour de France, ditambah dua kali menjadi runner-up.
Tadej Pogacar finis di posisi keempat, namun ia tetap mengunci gelar juara umum Tour de France untuk keempat kalinya setelah sukses memimpin sejak awal lomba.
Tadej Pogacar berhasil mempertahankan keunggulan di etapi pegunungan terakhir di Tour de France.
Etape 19 Tour de France yang semula berjarak 129,9 km menjadi 95 km, akibat ditemukannya wabah penyakit kulit nodular menular pada kawanan sapi di Col des Saisies.
Ben O'Connor finis dengan catatan waktu 5 jam, 3 menit 47 detik, atau unggul 1 menit 45 detik dari pemimpin klasemen umum Tour de France Tadej Pogacar.
Kemenangan ini merupakan kemenangan kedua bagi Jonathan Milan di Tour de France 2025, setelah sebelumnya ia memenangi etape kedelapan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved