Kamis 06 Mei 2021, 22:47 WIB

Pfizer/BioNTech Sepakat Suplai Vaksin untuk Olimpiade Tokyo

Antara | Olahraga
Pfizer/BioNTech Sepakat Suplai Vaksin untuk Olimpiade Tokyo

CHARLY TRIBALLEAU / AFP
Olimpiade Tokyo

SALAH satu perusahaan farmasi raksasa yang berbasis di AS, Pfizer, dan mitranya asal Jerman, BioNTech, pada Kamis mengumumkan kesepakatan mereka dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk menyuplai vaksin COVID-19 kepada para peserta Olimpiade Tokyo.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Kamis, Pfizer/BioNTech mengatakan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan setiap federasi nasional cabang olahraga untuk memastikan vaksin virus corona tersedia bagi siapa pun yang membutuhkan sebelum keberangkatan ke Jepang.

"Pengiriman dosis awal untuk delegasi yang berpartisipasi (pada Olimpiade) diperkirakan akan dimulai akhir Mei dengan harapan mereka dapat menerima dosis keduanya menjelang keberangkatannya ke Tokyo," tulis pernyataan tersebut.

Kesepakatan itu pun disambut baik oleh Presiden IOC Thomas Bach.

Baca juga: Bulu Tangkis Diharap Jaga Tradisi Raih Emas di Olimpiade Tokyo

"Kami mengundang para atlet dan seluruh delegasi yang berpartisipasi dalam Olimpiade dan Paralimpiade yang akan datang untuk memberi contoh dan menerima vaksin di mana dan kapan saja jika memungkinkan," kata Bach.

Diperkirakan ada lebih dari 11.000 atlet yang akan berlaga dalam Olimpiade Tokyo, yang akan dimulai pada 23 Juli hingga 8 Agustus. Namun sudah ada banyak atlet yang telah menerima vaksin di negara asal mereka.

IOC berjanji Olimpiade akan terselenggara dengan aman, meski tanpa adanya program vaksinasi yang masif karena panitia telah menyiapkan langkah-langkah pencegahan selama gelaran pesta empat tahunan tersebut.

IOC sebelumnya telah menawarkan bantuan vaksin asal China bagi para atlet yang akan berlaga dalam Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Beijing 2022.

Namun belum diketahui apakah perusahaan China sudah mengajukan permohonan persetujuan vaksin COVID-19 di Jepang. Sejauh ini, hanya Pfizer yang menjadi produsen vaksin COVID-19 yang telah mendapat izin di Jepang.

Kesepakatan dengan Pfizer untuk Olimpiade pun dianggap penting mengingat Tokyo dan beberapa daerah Jepang saat ini masih dalam keadaan darurat akibat peningkatan kasus COVID-19. (OL-4)

Baca Juga

AFP/Meg Oliphant/Getty Images

Fury Berjanji Pukul KO Wilder

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 16 Juni 2021, 07:20 WIB
Fury, yang merupakan juara tinju kelas berat dunia vesri WBO, berhadapan dengan Wilder dalam konferensi pers di Los Angeles, Selasa...
MI/Widjajadi

NPC Gelar Rakernas Di Solo Jelang Peparnas XVI Papua

👤Widjajadi 🕔Rabu 16 Juni 2021, 07:05 WIB
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Papua bersama Panitia Besar (PB) Perpanas pastikan kesiapan Jayapura menyambut gelaran Pekan Paralimpic...
MI/Dok Pemkot Bekasi

Wakil Wali Kota Bekasi Takziah ke Rumah Duka Markis Kido

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 16 Juni 2021, 06:52 WIB
Tri berharap sepak terjang perjuangan Markis Kido dalam menorehkan prestasi dapat memberikan contoh dan dampak positif bagi atlit-atlit...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Orang Rimba masih Berjuang untuk Diakui

MATA Mariau tampak berkaca-kaca kala menceritakan perihnya derita kehidupan anggota kelompoknya yang biasa disebut orang rimba.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya