Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FRANCO Morbidelli dibuat kesal dengan masalah teknis yang ia dapati ketika mengawali balapan seri pembuka MotoGP di Qatar, Minggu (28/3), dan mengungkapkan dirinya masih belum menjadi prioritas bagi Yamaha sejauh ini.
Start yang mengecewakan membuat runner-up MotoGP 2020 itu finis P18 di balapan perdana musim ini.
Diduga mengalami masalah pada holeshot device, alat yang digunakan untuk membantu motor melaju ketika start, menjadi penyebab sang pembalap Petronas Yamaha SRT itu langsung mendapati posisinya melorot di luar zona poin di lap pembuka.
Baca juga: Masalah Ban Belakang Jadi Penyebab Kegagalan Rossi Di Qatar
"Saya tahu saya tidak berada di daftar teratas Yamaha saat ini," kata sang pembalap Italia seperti dikutip laman resmi MotoGP, Senin (29/3).
Morbidelli kalah telak dari tiga pembalap Yamaha lainnya, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo dari tim Monster Energy Yamaha, serta tandemnya di tim satelit Valentino Rossi.
Morbidelli merupakan satu dari tiga pembalap di grid MotoGP musim ini yang tidak dibekali motor spesifikasi 2021. Dua pebalap lainnya adalah duet rookie tim Esponsorama Racing, Enea Bastianini dan Luca Marini.
Padahal, pada 2020, Morbidelli mampu mengeluarkan potensi mesin yang sudah berusia 12 bulan untuk finis 13 poin dari gelar juara dunia musim itu, yang diklaim oleh Joan Mir dari tim Suzuki Ecstar.
Kini, ketika hampir semua pembalap menggunakan mesin 2021, Morbidelli masih dibekali mesin Yamaha yang berusia dua tahun lebih tua.
Cibiran Morbidelli terhadap Yamaha setelah balapan berlanjut saat dia mempertanyakan betapa repotnya pabrikan Iwata itu saat dia mengalami masalah selama balapan.
"Saya tidak tahu secepat apa mereka akan menangani masalah ini, tapi saya harap mereka akan menanggapinya dengan serius," kecamnya.
Morbidelli tidak akan diberi motor 2021 sepanjang sisa musim karena regulasi melarang pembalap mendapat pemutakhiran di tengah musim.
Mantan juara dunia Moto2 itu akan tetap menggunakan Yamaha M1 Spek-A, paket yang berbeda dari mesin spesifikasi pabrikan yang dipakai Vinales memenangi GP Qatar, akhir pekan lalu, dan yang dikendarai Quartararo dan Rossi. (Ant/OL-1)
Kolaborasi ini jadi bentuk nyata kedekatan Yamaha dengan gaya hidup anak muda masa kini yang identik dengan ruang kreatif seperti cafe.
Pada uji coba sebelumnya di Misano, Quartararo kurang puas dengan performa V4.
Keputusan memakai mesin V4 juga dipengaruhi evaluasi terhadap pembalap wildcard Yamaha yang melakukan serangkaian uji coba.
Augusto Fernandez tidak sabar untuk bisa kembali menjajal prototipe bertenaga V4 yang kini tengah dikembangkan oleh Yamaha tersebut.
Rins untuk pertama kalinya kembali menjajal mesin V4 sejak meninggalkan Honda pada 2023.
Yamaha Motor Co., Ltd. dan Prima Pramac Yamaha MotoGP mengumumkan Jack Miller akan tetap menjadi pembalap resmi Yamaha setelah kembali membela tim satelit tersebut musim ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved