Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berencana memprioritaskan vaksinasi covid-19 kepada atlet, pelatih dan ofisial. Adapun fokus utama Kemenpora saat ini adalah mendata secara lengkap daftar penerima vaksin tersebut.
“Kita akan mempersiapkan atlet dan pelatih untuk divaksin. Sekarang ini kami sedang mendata. Karena itu harus by name by adress. Harus lengkap datanya. Baik itu nama alamat cabang olahraganya. Itu sedang kami rampungkan,” tutur Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dalam konferensi pers, Selasa (5/1).
Pihaknya sudah meminta atlet, official dan pelatih untuk masuk ke prioritas awal penerima vaksin covid-19. Salah satu alasan ialah sejumlah cabang olahraga (cabor) akan mengikuti beberapa kegiatan tidak lama lagi.
Baca juga: Jokowi Targetkan Vaksinasi Rampung Tahun Ini
“Kita memang akan segerakan yang mengikuti kegiatan dalam waktu dekat. Tentu ada tahapannya. Mana yang kegiatannya dalam waktu dekat, mana yang nanti. Itu akan kita sesuaikan,” tutur Zainudin.
Namun, Zainudin menegaskan bahwa jadwal vaksinasi dan daftar prioritas penerima vaksin adalah tugas pihak terkait. Sedangkan, tugas Kemenpora adalah menghimpun data selengkapnya untuk program vaksinasi.(OL-11)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved