Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI kedua lanjutan turnamen simulasi Piala Thomas dan Uber memberikan kejutan dengan tumbangnya pasangan unggulan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dari Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Dengan kemenangan itu, tim Rajawali menyamakan kedudukan dengan tim Harimau.
Fajar/Rian menumbangkan pasangan Kevin/Marcus dengan dua set langsung dengan skor 21-18 dan 21-17. Fajar pun berharap setiap kali diturunkan dapat memberikan permainan terbaik.
Baca juga: Chico Aura Sumbang Poin Perdana Tim Harimau
Di partai pertama, tim Harimau mendapat poin kemenangan dari tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo yang berhasil menundukkan Jonatan Christie dengan skor 19-21, 21-13, dan 21-14.
"Sebetulnya kekalahan Jonatan tidak diperkirakan, kami berharap Jonatan bisa menang kalau lihat dari rangking. Tapi di lapangan kan memang nggak ada yang tahu. Tadi kami nggak memikirkan kekalahan Jonatan, yang penting kami fight dan fokus sumbang poin," kata Fajar dalam wawancara setelah pertandingan sebagaimana dilansir laman PBSI, Rabu (2/9).
Baik Kevin/Markus dan Fajar/Rian sudah sering bertemu dan saling mengalahkan di partai resmi. Sejauh ini skor sementara 5-3 untuk keunggulan Kevin/Marcus, namun, di dua pertemuan terakhir, Fajar/Rian mampu memetik kemenangan.
"Kami menerapkan pola main yang sama, hari ini kami lebih siap dari segi fokus dan semuanya, memang sudah disiapkan. Masih banyak yang perlu kami perbaiki, dari permainan depan, ketenangannya dan tidak boleh lengah di lapangan," jelas Rian yang merupakan pemain asal PB Jaya Raya.
Di partai ketiga, akan berlangsung pertandingan tunggal putra kedua tim Rajawali, Karono yang akan berhadapan dengan Firman Abdul Kholik dari tim Harimau. (OL-1)
Pelatih ganda campuran Rionny Mainaky menjelaskan Felisha mengeluhkan gangguan pada lengan kanannya setelah tampil pada semifinal Indonesia Masters 2026.
Bagi barisan pemain muda Indonesia, ajang Super 500 ini menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Ainur menyoroti kiprah Joaquin/Raymond yang meski gagal meraih gelar.
BERHASIL melaju ke babak final Indonesia Masters 2026, rupanya tak membuat tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan tinggi hati. Ia mengaku tidak menyangka bisa memenangkan pertandingan.
TUNGGAL putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, memastikan diri melaju ke babak final turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2026 setelah memenangi laga semifinal.
Sebanyak enam wakil Indonesia akan kembali turun gelanggang di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (24/1), untuk memperebutkan tiket menuju babak final.
Tiwi/Fadia gagal melaju ke semifinal Indonesia Masters setelah ditundukkan wakil Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi, dengan skor 21-16, 11-21, dan 14-21.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved