Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menyetujui delapan organisasi induk cabang olahraga menjadi anggotanya. Keputusan itu mengemuka dalam rapat kerja nasional (rakerna) pada Kamis (27/8) ini.
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menjelaskan beberapa yang disetujui menjadi anggota, yaitu Pengurus Pusat Modern Penthatlon Indonesia (PPMPI), Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) dan Indonesia Beladiri Amatir (IBA), Pengurus Besar Esport Indonesia (PBESI).
Baca juga: Sambut Hari Olahraga Nasional, Kemenpora Siapkan Tiga Tema
Selanjutnya, Perkumpulan Binaraga Fitnes Indonesia (PBFI), Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI),dan Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERI).
“Dari nama yang mendaftar menjadi anggota KONI, hanya satu yang belum berhasil, yakni Federasi Wing Chun Indonesia (FWCI). Induk cabor Wing Chun belum bisa diterima, karena ada persyaratan pendukung yang belum terpenuhi,” ungkap Marciano, Kamis (27/8).
Kedelapan cabor anggota baru KONI juga menyerahkan bendera masing-masing organisasi kepada Ketua Umum KONI Pusat. Marciano berharap anggota baru dapat menyesuaikan kultur KONI untuk memajukan prestasi olahraga di Indonesia.
Baca juga: Esport Jadi Trending Selama Pandemi Covid-19
Rakernas KONI juga membahas sejumlah bidang, yakni organisasi, hukum, penelitian dan pengembangan (litbang), keja sama dalam dan luar negeri, hingga kesejahteraan pelaku olahraga.
Selain itu, disampaikan juga urgensi penyempurnaan Anggaran Dasar/Rumah Tangga (AD/RT). Sebab, masih ada beberapa kekurangan terkait tugas pokok ketua harian. Berikut, perpanjangan masa bakti anggota jelang Pekan Olahraga Nasional (PON), juga penambahan pasal terkait post major (kejadian luar biasa).(OL-11)
KONI Sulut mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera mengirimkan surat resmi sebagai tanda keseriusan membangun kerja sama.
KONI Pusat memberikan apresiasi terhadap Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) yang diketuai Peter Layardi Lay.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KONI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor olahraga.
Peter secara terbuka menyoroti masalah mendasar yang menjadi pekerjaan rumah yaitu munculnya polarisasi di tenis meja setelah adanya Indonesia Pingpong League (IPL).
Tata kelola organisasi yang profesional dan pemenuhan standar global menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melangkah lebih jauh di level internasional.
Martina Ayu Pratiwi dan Muhammad Zidane sama sama mengoleksi dua emas pada hari pertama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved