Kamis 27 Agustus 2020, 18:00 WIB

Protes Rasisme, Naomi Osaka Absen di Western & Southern Open

Deden Muhamad Rojani | Olahraga
Protes Rasisme, Naomi Osaka Absen di Western & Southern Open

AFP/Mathew Stockman
Naomi Osaka

Naomi Osaka mengumumkan bahwa dirinya tidak akan bermain pada pertandingan semifinal Kejuaraan Tenis Western & Southern Open pada Kamis (27/8).

Mundurnya Osaka dari pertandingan adalah sebagai bentuk protes atas penembakan Jacob Blake di Wisconsin.

Beberapa jam kemudian (setelah Osaka menginformasikan dia tidak bermain), panitia mengumumkan bahwa permainan itu dijeda selama sehari.

"Sebagai olahraga, tenis secara kolektif mengambil sikap melawan ketidaksetaraan rasial dan ketidakadilan sosial yang sekali lagi telah didorong ke garis depan di Amerika Serikat (AS)," kata pernyataan dari USTA, ATP, dan WTA dilansir dari ESPN.

"USTA, ATP Tour, dan WTA telah memutuskan untuk mengakui momen ini dengan menghentikan permainan di Western & Southern Open pada Kamis, 27 Agustus. Pemutaran akan dilanjutkan pada Jumat, 28 Agustus,” tambah pernyataan tersebut.

Osaka telah membuat pengumumannya di media sosial, dia mengatakan ada hal-hal penting lainnya yang perlu diperhatikan.

"Sebelum saya menjadi atlet, saya adalah wanita kulit hitam. Dan sebagai wanita kulit hitam, saya merasa ada hal yang jauh lebih penting yang perlu segera diperhatikan daripada menonton saya bermain tenis," tulisnya dalam postingan Rabu malam.

Saya, lanjutnya, tidak mengharapkan sesuatu yang drastis terjadi dengan saya tidak bermain. "Tetapi jika saya bisa mendapatkan percakapan dimulai dalam olahraga mayoritas kulit putih, saya menganggap itu sebagai langkah ke arah yang benar,” tambahnya.

Baca juga: Lakers dan Clippers Putuskan Tak Ikut Kompetisi Musim Ini

Jacob Blake, pria kulit hitam berusia 29 tahun, ditembak tujuh kali oleh polisi di Kenosha, Wisconsin, pada hari Minggu. Blake ditembak ketika ia mencoba memasuki pintu samping pengemudi kendaraannya dengan tiga anaknya di dalam mobil tersebut. Video penembakan itu tersebar di media sosial.

"Menonton terus genosida orang kulit hitam di tangan polisi, jujur membuat saya mual. Saya lelah memiliki hashtag baru yang muncul setiap beberapa hari dan saya sangat lelah melakukan percakapan yang sama berulang kali. Kapan itu akan cukup?,” tulisnya.

Beberapa rekannya, termasuk Sloane Stephens dan Coco Gauff, menanggapi postingan-nya dengan pujian.

Osaka memang mewakili Jepang. Namun, Osaka dibesarkan di AS dan berbasis di Los Angeles.

Dia dijadwalkan untuk melawan Elise Mertens dalam pertandingan semifinal setelah mengalahkan Anett Kontaveit di perempat final pada hari Rabu. Dia selanjutnya dijadwalkan bermain di AS Terbuka, yang dimulai Senin mendatang. (ESPN/OL-14)

Baca Juga

AFP/HANDOUT / Imperial Household Agency

Kaisar Jepang Khawatir Olimpiade akan Dongkrak Kasus Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 25 Juni 2021, 10:33 WIB
Survei terakhir kantor berita Kyodo menunjukkan 86% warga Jepang mengkhawatirkan risiko naiknya kembali kasus...
Ist/Kemenkominfo

Papua Siap Selenggarakan PON XX

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 25 Juni 2021, 09:52 WIB
Menpora Zainudin Amali menyebut sudah tidak ada masalah, termasuk yang menjadi tanggung jawab Kemenpora yakni pengadaan beberapa...
AFP/Harry How / GETTY IMAGES NORTH AMERICA

Pacers Kembali Kontrak Carlisle Sebagai Pelatih

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 25 Juni 2021, 08:55 WIB
Pelatih berusia 61 tahun itu mengantarkan Pacers membukukan rekor menang-kalah 181-147 selama empat musim antara 2003 dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Talenta Muda Curi Perhatian

PIALA Eropa 2020 dipastikan telah menjadi ajang kemunculan pemain-pemain muda yang punya kemampuan mengejutkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya