Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
BADMINTON World Federation (BWF) merilis hasil undian Piala Thomas dan Uber 2020. Proses pengundian ditayangkan langsung oleh BWF dari Kuala Lumpur melalui laman resminya.
Menanggapi pengumuman tersebut, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, optimistis atlet Indonesia bisa membawa pulang piala bergengsi tersebut.
"Kami fokus ke babak delapan besar dulu. Kami punya kans dan mau membawa pulang Piala Thomas kembali ke Indonesia. Lawan di grup tidak mudah untuk dihadapi, namun kami tetap optimis," ujar Susy, Senin (3/8).
Baca juga: PBSI Siap Gelar Simulasi Piala Thomas dan Uber
Tim putra Indonesia menempati grup A bersama Malaysia, Belanda dan Inggris. Sedangkan tim Uber Indonesia berada dalam grup B bersama Korea, Malaysia dan Australia.
Susy mengungkapkan tim Thomas dan Uber memiliki peluang untuk menjuarai grup. Menyoroti materi pemain, tim Thomas Indonesia lebih berpeluang besar merajai grup A.
"Malaysia harus diwaspadai di grup A. Kalau melihat kekuatan di atas kertas, kami lebih unggul dari Belanda dan Inggris. Namun kami harus siap dan tidak boleh menanggap enteng," pungkas Susy.
Sementara itu, tim Uber Indonesia harus bekerja keras untuk menjadi juara grup B. Pasalnya, Indonesia berada satu grup dengan tim Korea yang cukup kuat, terutama di sektor ganda putri.
Baca juga: Susun Protokol Atlet, PBSI Koordinasi dengan BWF
"Korea memang kuat, tapi saya rasa peluang tetap ada. Melawan Malaysia dan Australia juga tidak boleh lengah. Karena di pertadingan beregu, apapun bisa terjadi," imbuhnya.
Sebanyak 16 tim Piala Thomas dan 16 tim Piala Uber akan bertanding memperebutkan lambang supremasi beregu paling bergengsi. Putaran final Piala Thomas dan Uber dijadwalkan berlangsung di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober.
"Yang penting para pemain bisa menjaga fokus dan harus fight di lapangan," tutup Susy.(OL-11)
Di final Swiss Terbuka, Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan Supanida Katethong dalam permainan dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 15-21.
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Alwi Farhan takluk dari wakil Jepang, Yushi Tanaka di final Swiss Terbuka
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu harus mengakui keunggulan lawan melalui pertarungan sengit tiga gim.
Jafar/Felisha, yang datang sebagai unggulan ketiga, tampil dominan untuk menyegel kemenangan dua gim langsung 21-17 dan 21-7 atas pasangan Inggris Callum Hemming/Estelle Van Leeuwen.
Kepastian tiket babak 32 besar Ruichang Tiongkok Masters didapat Taufik/Apriyani usai memenangi duel melawan sesama wakil Merah Putih, Daniel Edgar Marvino/Lanny Tria Mayasari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved