Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
LEWIS Hamilton berencana menyurati bos-bos Formula 1 dan medesak agar ada sikap antirasisme yang terorganisasi di balapan jet darat itu.
Berbicara setelah menjadi juara di GP Hungaria, Minggu (19/7), peraih enam gelar juara Formula 1 itu menegaskan akan mengirimkan surel ke bos-bos Formula 1 dan mendesak mereka bersikap lebih baik dalam hal antirasisme.
"Saya mereka seharusnya bisa memberi kami lebih banyak waktu," ujar Hamilton mengacu pada aksi solidaritas antirasisme yang kacau balau dan tergesa-gesa sebelum GP Hungaria.
Baca juga: Tampil Dominan, Hamilton Juarai GP Hungaria
"Karenanya, saya akan mengirimkan surel kepada mereka untuk mencoba berkoordinasi agar aksi ini bisa lebih baik lagi."
"Saya tahu mereka ingin melakukannya. Namun, saya rasa ada kesalahan komunikasi," imbuhnya.
Hamilton mengungkapkan ada pertentangan di antara para pembalap dan minim perencanaan dan upacara yang kini menjadi bagian di banyak kegiatan olahraga.
Menurut Hamilton, kekacauan yang terjadi di pembukaan GP Hungaria terjadi karena tidak ada pemberitahuan mengenai hal itu saat briefing pembalap.
Karenanya, pembalap Inggris itu berencana menghubungi Eksekutif Kepala Formula 1 Chase Carey, yang menyumbangkan US$1 juta untuk meningkatkan diversivikasi dan melawan rasisme dalam olahraga. (AFP/OL-1)
Buntut kasus rasisme Prestianni-Vinicius, Presiden FIFA Gianni Infantino usulkan aturan tegas. Pemain yang menutup mulut saat konfrontasi harus diusir keluar lapangan.
Gianluca Prestianni dilarang bertanding oleh UEFA selama proses penyelidikan terkait dugaan aksi rasismenya terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior berlangsung.
Arne Slot menekankan bahwa tanggung jawab insan sepak bola jauh lebih besar dibanding masyarakat awam dalam menangani isu diskriminasi.
SUDAH sejak 1993 kampanye antirasisme di sepak bola digaungkan.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved