Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
LEWIS Hamilton tidak mempermasalahkan keenam pembalap yang tidak ikut dalam aksi berlutut yang digagasnya jelang balapan di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Minggu (5/7). Menurut Hamilton, aksi berlutut tidak menjadi hal yang wajib.
Mereka, kata Hamilton, tetap mengenakan baju yang bertuliskan "End Racism" demi mendukung kampanye antirasisme dan patut diapresiasi.
Enam pembalap yang tidak ikut berlutut adalah Charles Leclerc, Max Verstappen, Kimi Raikkonen, Carlos Sainz, Daniil Kvyat, dan mantan rekan satu tim Sean Gelael, Antonio Giovinazzi.
"Saya tidak pernah meminta atau menuntut siapa pun untuk berlutut. Saya tidak pernah meminta atau menuntut setiap orang untuk berlutut. Tapi, memang F1 dan Asosiasi Pembalap Grand Prix (GPDA) yang menyarankannya. Sebastian Vettel dan Romain Grosjean sudah meminta beberapa pembalap melakukannya, tapi ada yang tidak mau," ujar Hamilton.
Baca juga: Albon Mengaku Harus Menahan Kritik terhadap Hamilton
“Meski tidak berlutut, tetap ada upaya mengubah dunia. Masih banyak isu yang lebih besar ketimbang soal berlutut," lanjutnya.
Hamilton mengucapkan rasa terima kasih terhadap para pembalap yang sudah mau berlutut jelang balapan. Menurutnya, itu jadi pesan yang kuat dalam perjuangan melawan rasisme.
Sementara itu, Charles Leclerc mengatakan, seremoni itu hanya sekedar simbol, dan paling penting adalah bagaimana bersikap terhadap orang lain dalam kehidupan sehari-hari.
“Faktanya, yang terpenting, sikap dalam kehidupan sehari-hari. Ketimbang gestur formal, itu bisa jadi kontroversi di beberapa negara," jelasnya. (Mirror/OL-1)
Joe Willock menjadi sasaran akun anonim setelah gagal memanfaatkan peluang emas di menit-menit akhir pertandingan laga antara Newcastle United dan Crystal Palace di St James' Park.
La Liga kembali diguncang isu rasisme setelah Marcus Rashford jadi sasaran chant rasis saat laga Barcelona vs Real Oviedo.
Naomi Osaka mengecam komentar rasisme Jelena Ostapenko di AS Terbuka 2025.
Tel, yang baru berusia 20 tahun, menjadi sasaran komentar bernada rasial usai Spurs kalah dalam adu penalti melawan PSG pekan lalu.
Mathys Tel menjadi sasaran pesan-pesan kasar di media sosial setelah Spurs kalah 4-3 dari Paris Saint-Germain (PSG) melalui adu penalti setelah sempat unggul dua gol di waktu normal.
Video polisi pukul pengemudi kulit hitam di Jacksonville, Florida, viral dan picu kemarahan publik. Kasus ini soroti kekerasan berlebihan & rasisme sistemik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved