Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Atlet Bulu Tangkis Indonesia Waswas Hadapi Turnamen

Akmal Fauzi
15/6/2020 16:09
Atlet Bulu Tangkis Indonesia Waswas Hadapi Turnamen
Ilustrasi(MI/Dwi Apriani)

PEBULUTANGKIS Indonesia mengaku waswas menghadapi turnamen yang akan dibuka mulai Agustus 2020 setelah ditangguhkan karena pandemi virus korona.

Negara-negara penyelenggara hingga saat ini masih mengatur teknis penyelenggaraan turnamen dan protokol kesehatan yang mesti diterapkan.

“Rasa khawatir pasti ada, kami kan perginya jauh-jauh. Di pesawat rentan, tapi mau bagaimana kan memang kerjaan kami seperti ini. Kalau tidak ikut turnamen nanti rangkingnya turun dan didenda," kata pemain ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon dalam keterangan resmi PBSI, Senin (15/6).

Marcus menilai, jika kondisi masih belum aman dari pandemi covid-19, dia menyarankan agara turnamen ditunda.

Hal yang sama sempat dituturkan Asisten Pelatih Ganda Campuran Nova Widianto beberapa waktu lalu. Menurutnya, atlet memang membutuhkan turnamen sebagai ajang latih tanding setelah kompetisi ditunda. Tetapi, jika kondisi belum aman lebih baik ditunda.

"Kalau belum terlalu aman sebaiknya jangan dipaksakan, tapi melihat dari sisi atlet-atlet sih memang mereka perlu tanding. Kalau rangking untuk olimpiade, baru mulai dihitung di German Open 2021 nanti, tapi (turnamen) di awal tahun 2021 juga perlu untuk seeded mereka," ujar Nova.

Ganda campuran menjadi salah satu nomor andalan di olimpiade, bersama dengan nomor ganda putra. Kevin/Marcus membidik medali emas di Olimpiade Tokyo 2020, begitu pula Praveen/Melati yang kini menduduki peringkat empat dunia.

Baca juga :Sisa Turnamen Tahun ini Jadi Ajang Pemanasan

Praveen/Melati mengaku tak sabar untuk kembali ke arena pertandingan. Namun mereka sadar bahwa pandemi covid-19 ini akan membawa banyak perubahan dari sisi penyelenggaraan turnamen.

Mereka berharap turnamen dapat berlangsung namun kesehatan para peserta juga menjadi prioritas utama.

Dalam rilis jadwal terbarunya, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), turnamen akan dimulai beberapa bulan ke depan. Turnamen Hyderabad Open 2020 yang rencananya diadakan pada 11-16 Agustus 2020 terpaksa dibatalkan karena ketentuan yang diterapkan pemerintah India terkait wabah Covid-19.

Sementara Lingshui China Masters 2020 hingga saat ini masih tercantum di kalender BWF dengan tanggal penyelenggaraan 25 - 30 Agustus 2020.

Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund mengatakan, pihaknua masih terus berupaya dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam penyelenggaraan turnamen. Keselamatan dan kesehatan atlet serta seluruh pihak yang terlibat merupakan hal utama yang menjadi pertimbangan BWF. (OL-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Baharman
Berita Lainnya