Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN juara dunia Jenson Button mengaku terkejut Sebastian Vettel tidak akan lagi membalap untuk Ferrari musim depan dan akan gila seandainya tim itu mendepak dia.
Ferrari, pekan lalu, mengatakan Vettel, sang juara dunia empat kali, akan meninggalkan mereka akhir musim 2020 setelah pembicaraan mengenai kontrak baru berakhir tanpa kesepakatan.
Mereka kemudian menggantikan pembalap asal Jerman itu dengan pembalap Spanyol Carlos Sainz yang akan mendampingi Charles Leclerc.
Baca juga: Alonso Buka Peluang Kembali ke Formula 1
Media massa Jerman melaporkan Vettel yang menjuarai 14 balapan bersama Ferrari dan menjadi pembalap paling sukses ketiga tim itu, telah
menolak perpanjangan satu tahun dengan salary dikurangi. Tetapi, pembalap berusia 32 tahun itu menyatakan masalah finansial bukan bagian dari kesepakatan bersama itu.
"Jika dia didepak, bagi saya itu gila," kata Button, juara dunia 2009, kepada Sky Sports.
"Dia sudah membuktikan kecepatannya tahun lalu. Dia menghadapi momen berat musim itu ketika Charles tampil sangat bagus dan menyakiti dia agak sedikit secara mental. Tetapi dia kembali kuat. Dia jelas orang yang Anda pilih untuk masuk ke mobil Anda seandainya Anda punya tim Formula 1.
"Pasti ada hal lain," sambung dia seraya menyatakan Ferrari mungkin tidak ingin bersatunya dua pembalap nomor satu.
"Tetapi ini sungguh pilihan yang aneh bagi saya dan saya masih kaget Sebastian (tidak lagi) bersama mobil merah," pungkas Button.
Musim Formula 1 2020 belum dimulai karena pandemi covid-19. (OL-1)
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved