Senin 03 Februari 2020, 05:05 WIB

Djokovic Juara di Australia

Akmal Fauzi | Olahraga
Djokovic Juara di Australia

(Photo by Greg Wood / AFP) /
Petenis Serbia Novak Djokovic berbicara sambil memegang trofi Piala Norman Brooks Challenge setelah menang melawan Austria Dominic Thiem

NOVAK Djokovic sukses menjuarai Australia Terbuka 2020, kemarin. Dia mengalahkan Dominic Thiem dalam pertarungan lima set 6-4, 4-6, 2-6, 6-3, dan 6-4 di Rod Laver Arena. Hasil dari laga yang berlangsung selama 4 jam itu membuat Djokovic kini memiliki delapan gelar dari Australia Terbuka.

Itu merupakan pencapaian yang belum pernah bisa disaingi dua rival terberatnya saat ini, Rafael Nadal dan Roger Federer. Nadal, sang raja tanah liat asal Spanyol, baru sekali menjadi kampiun di 'Negeri Kanguru'. Sementara itu, Federer, bintang tenis dari Swiss, baru memiliki enam gelar.

Saat sambutannya menerima piala, Djokovic yang kini sudah berusia 32 tahun tidak membanggakan jumlah titel yang dimilikinya itu. Dia justru menyoroti Thiem, sosok yang telah dia tumbangkan di babak terakhir.

Menurut Djokovic, Thiem ialah petenis berbakat yang punya potensi untuk menjadi juara di Australia Terbuka. "Perjalanan Anda masih panjang. Anda pasti akan dapat gelar grand slam, pasti dapat gelar grand slam lebih dari satu," kata Djokovic yang sudah mengoleksi 17 gelar grand slam.

Bagi Thiem, memang dirinya sangat bernafsu untuk bisa mengalahkan Djokovic di babak final. Pasalnya, prestasi terbaik pemuda berusia 26 tahun itu di ajang grand slam hanyalah menjadi finalis. Sebelum harus puas di bawah Djokovic tahun ini di Australia, Thiem ialah runner-up di Prancis Terbuka pada 2018 dan 2019.

Di sisi lain, Djokovic dipastikan pada hari ini kembali menjadi petenis nomor satu dunia. Dia menggusur Nadal yang di Australia Terbuka hanya bisa menembus babak perempat final karena ditumbangkan Thiem. Sebelumnya, Nadal yang saat ini memiliki 19 gelar grand slam, merebut predikat yang sudah dipegang Djokovic selama 52 pekan pada November tahun lalu.

Gelar pertama

Dari nomor ganda putra, Rajeev Ram/Joe Salisbury berhasil meraih gelar grand slam mereka, kemarin. Unggulan ke-11 itu menghentikan perlawanan pasangan Australia, Max Purcell/Luke Saville, 6-4 dan 6-2 di final.

Ram yang berasal dari Amerika Serikat (AS) dan rekannya dari Inggris menunjukkan kelas dan pengalaman mereka dengan mematahkan gim ketujuh di set pertama, serta menorehkan dua break di set kedua.

"Rajeev, saya tidak berpikir ketika saya meminta Anda untuk bermain lebih dari setahun yang lalu bahwa kami akan berdiri di sini sekarang, tetapi merupakan suatu kehormatan untuk bermain dengan Anda. Terima kasih banyak untuk menjadi mitra terbaik," kata Salisbury.

Ram kini menjadi orang AS, selain Bryan bersaudara, yang memenangi trofi ganda putra di Australia Terbuka sejak Rick Leach yang meraih gelar juara dengan pemain Afrika Selatan Ellis Ferreira pada 2000.

Sementara itu, Salisbury yang berusia 27 tahun merupakan petenis asal Inggris kedua setelah Jamie Murray yang membawa pulang juara ganda dari grand slam di 'Negeri Kanguru'. (AFP/ATP/R-3)

Baca Juga

Charly TRIBALLEAU / AFP

Banyak Pihak Optimistis Olimpiade Tokyo Digelar Tepat Waktu

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 03:30 WIB
Pemerintah Jepang dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada Jumat (22/1) membantah laporan koran The Times...
cbssports.com

Komite Olimpiade Tokyo Sebut The Times Salah dan Konyol

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 02:30 WIB
Koran The Times dari Inggris dalam laporannya hari Jumat menulis bahwa Tokyo ingin keluar dari penyelenggaraan...
Antara/Aditya Pradana Putra

Ahsan/Hendra Amankan TIket Semifinal di Thailand Open

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Jumat 22 Januari 2021, 18:57 WIB
Pada pertandingan perempat final yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Ahsan/Hendra sukses membuat Lane/Sean bertekuk lutut...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya