Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AJANG lomba lari bertajuk Electric Jakarta Marathon 2019 yang berlangsung 27 Oktober lalu dinilai menghasilkan kesuksesan dari beberaga segi. Hal itu membuat PT PLN sebagai sponsor utama memberikan apresiasi bagi para pemenang Jakarta Marathon 2019 di sela rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional, Jakarta, Minggu (10/11).
Plt. Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, pemberian insentif itu membuktikan komitmen PLN dalam mendukung energi optimisme sebagai bagian dari gerakan sosial bersama. PLN, lanjutnya ingin jadi influencer energy dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Memenuhi harapan Presiden RI Bapak Joko Widodo, agar BUMN juga mampu menjadi garda terdepan dalam mempersiapkan SDM unggul berkualitas dan juga sehat, ke depannya kami akan buat program yang diharapkan menjadikan salah satu olahraga cabang atletik ini, sebagai bagian dari kebersamaan kami,” ucap Inten dalam keterangan tertulisnya.
Insentif diberikan kepada 50 pemenang yang ada di berbagai kategori dalam Jakarta Marathon 2019. Sebagai perwakilan pemenang, secara simbolis, insentif akan diberikan kepada Geoffrey Kiprotich Brigen dari Kenya yang memenangi kategori full marathon dan Hamdan Syafril Sayuti yang menjuatai kategori full marathon khusus pelari Indonesia.
Di luar dua kategori tersebut, ada penghargaan yang secara khusus diberikan kepada seorang pelari kategori Full Marathon, yang sudah 7 kali mengikuti Jakarta Marathon, yaitu Kolonel (Purn) Surachman Cadaka (76 tahun), asal Bandung, Jawa Barat.
Baca Juga: Minions Pertahankan Gelar Tiongkok Terbuka
Pelari yang juga sudah berpengalaman mengikuti kejuaraan maraton di berbagai even dunia ini, selalu dikawal oleh istrinya, yang juga pelari marathon Neni Rusmini.
Di sisi lain, CEO Inspiro Ndang Mawardi mengungkapkan sejumlah pencapaian Electric Jakarta Marathon 2019. Diantaranya, meningkatnya jumlah peserta yang tadinya ditargetkan mencapai 15.000 orang, ternyata melampaui target yaitu 16.500 peserta, dan jumlah ini sudah lebih tinggi dari kepesertaan tahun lalu yang mencapai 12.500 orang.
"Demikian juga dengan jumlah peserta dari mancanegara yang tahun lalu mencapai 1.078 peserta asing yang berasal dari 38 negara, tahun ini melonjak menjadi 1.434 peserta asing dari 45 negara,” jelas Ndang.
Dalam hal catatan waktu yang dicetak para pemenang, di tahun ini juga lebih baik dibanding tahun yang lalu, pada kategori Full Marathon (42,195 km) tahun ini dicapai dalam waktu 2 jam 14 menit, lebih baik dari catatan waktu tahun sebelumnya pada kategori yang sama, yakni 2 jam 17 menit.
Menurut Riena Tambunan yang menjadi Race Director of Electric Jakarta Marathon 2019, secara umum dirinya cukup puas melihat antusiasme seluruh pihak, yang banyak memberi pujian dalam penyelenggaraan Electric Jakarta Marathon 2019 ini.
Kendati demikian pihak race management sendiri melihat masih banyak segi yang perlu diperbaiki, antara lain perlu dukungan lebih besar lagi dari pihak Gelora Bung Karno/GBK dan juga aparat kepolisian, maupun pemerintah setempat dalam hal kemudahan perizinan.
“Ini penting saya kemukakan, mengingat dalam penyelenggaraan Jakarta Marathon, pemerintah turut berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan di bidang sport tourism. Itu sebabnya kami harapkan ke depan penyelenggaraan Electric Jakarta Marathon akan lebih dapat ditingkatkan kualitasnya sampai bisa mencapai kategori Gold Label, karena untuk mencapai predikat tersebut, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi,” ujarnya. (RO/OL-7)
Emilia Nova akhirnya kembali tampil di SEA Games setelah hampir tiga tahun menepi karena cedera lutut yang memaksanya menjalani dua kali operasi.
Seluruh hasil lelang jersei Robi Syianturi yang digunakan di SEA Games 2025 disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.
Emilia Nova tidak hanya berhasil merebut medali emas di nomor heptathlon (tujuh lomba), tetapi juga memecahkan rekor nasional yang telah bertahan selama delapan tahun.
Kemenpora menyebut target atletik di SEA Games tahun ini empat emas.
Hendro Yap sukses merebut medali emas dari nomor jalan cepat putra 20 km yang digelar di Run Happy and Healthy Bike Lane, Bangkok, Minggu (14/12).
Robi Syianturi mencatatkan waktu impresif 2 jam 27 menit 33 detik, meninggalkan jauh para pesaingnya di nomor maraton SEA Games 2025.
Seluruh hasil lelang jersei Robi Syianturi yang digunakan di SEA Games 2025 disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.
Robi Syianturi mencatatkan waktu impresif 2 jam 27 menit 33 detik, meninggalkan jauh para pesaingnya di nomor maraton SEA Games 2025.
Odekta Elvina Naibaho tampil memukau di SEA Games 2025. Ia finis terdepan dengan catatan waktu impresif 2 jam 43 menit 13 detik.
Biasanya, nomor-nomor lari jarak jauh seperti maraton dan 10.000 meter digelar pagi hari untuk menghindari teriknya matahari.
MENTARI baru saja terbit di ufuk timur Bintan. Cahaya keemasan memantul di permukaan laut Lagoi Bay.
Rahmad Setiabudi tersenyum lebar saat finish Chicago Marathon 2025 dengan catatan waktu 2 jam 44 menit dan menjadi pelari tercepat asal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved