Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PELARI jarak jauh andalan Indonesia, Robi Syianturi, bersiap menghadapi tantangan yang sama sekali baru dalam kariernya di ajang SEA Games 2025 Thailand. Untuk pertama kalinya, atlet berusia 27 tahun ini akan melakoni dua nomor andalannya, termasuk maraton, di bawah pencahayaan malam hari.
Perubahan jadwal perlombaan yang tidak biasa ini menjadi fokus utama adaptasi Robi setibanya di Bangkok.
“Ya, berdasarkan jadwal memang perlombaan di malam hari. Ini pertama kali bagi saya, karena biasanya nomor jarak jauh digelar pagi,” ujar Robi saat ditemui di Bangkok, Selasa (9/12).
Biasanya, nomor-nomor lari jarak jauh seperti maraton dan 10.000 meter digelar pagi hari untuk menghindari teriknya matahari. Keputusan panitia SEA Games Thailand memindahkannya ke sore hingga malam hari menuntut Robi untuk segera menyesuaikan ritme tubuhnya.
Ia kini mengubah total pola latihannya, bergeser dari sesi pagi ke sesi sore, demi mensimulasikan kondisi yang akan ia hadapi saat hari perlombaan tiba.
Pada edisi SEA Games kali ini, Robi dijadwalkan turun di dua nomor bergengsi: maraton dan 10.000 meter.
Ia semula sempat mempertimbangkan tampil di nomor 5.000 meter, tetapi akhirnya membatalkan niat tersebut.
Keputusan ini diambil karena jadwal pertandingan 5.000 meter yang terlalu berdekatan dengan nomor 10.000 meter, sehingga berpotensi mengganggu peluangnya untuk meraih hasil maksimal di dua nomor utama.
Kedatangan Robi Syanturi ke Thailand didukung oleh program persiapan yang sangat matang. Sebelum bertolak ke 'Negeri Gajah Putih', ia telah menjalani pemusatan latihan (TC) berlapis yang puncaknya dilakukan di benua Afrika.
Bersama pelari putri Odekta Elvina Naibaho, Robi Syanturi mengikuti TC intensif di Complete Sports Athletics Training Centre, Eldoret, Kenya.
Lokasi tersebut terkenal sebagai salah satu pusat pelatihan terbaik di dunia untuk meningkatkan daya tahan (endurance), dengan ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Program latihan di dataran tinggi Kenya ini didampingi oleh Pelatih Dwijanarto dan terapis Wildan Wahyudin, memastikan Robi berada dalam kondisi fisik dan mental prima.
Selain mempersiapkan diri secara fisik, Robi juga mengemban kehormatan penting bagi kontingen Merah Putih. Ia dipercaya menjadi pembawa bendera Indonesia dalam defile pembukaan SEA Games, mendampingi bintang voli putri, Megawati Hangestri Pertiwi.
Dengan segala persiapan intensif yang telah dilalui, mulai dari TC di ketinggian Kenya hingga adaptasi pola latihan malam hari di Bangkok, Robi Syanturi menyatakan optimistis. Ia siap memberikan yang terbaik bagi Indonesia pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara ini. (Ant/Z-1)
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Presiden Prabowo mengumumkan kenaikan pangkat Rizki Juniansyah menjadi Kapten TNI AL. Simak perjalanan kariernya dari emas Olimpiade Paris 2024 hingga rekor dunia SEA Games 2025
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menaikkan pangkat 39 prajurit berprestasi SEA Games 2025, termasuk Rizki Juniansyah dan menyiapkan pembentukan batalyon olahraga TNI.
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Capaian Indonesia di SEA Games 2025 mencerminkan kerja keras dan disiplin atlet nasional.
Emilia Nova akhirnya kembali tampil di SEA Games setelah hampir tiga tahun menepi karena cedera lutut yang memaksanya menjalani dua kali operasi.
Seluruh hasil lelang jersei Robi Syianturi yang digunakan di SEA Games 2025 disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.
Emilia Nova tidak hanya berhasil merebut medali emas di nomor heptathlon (tujuh lomba), tetapi juga memecahkan rekor nasional yang telah bertahan selama delapan tahun.
Kemenpora menyebut target atletik di SEA Games tahun ini empat emas.
Hendro Yap sukses merebut medali emas dari nomor jalan cepat putra 20 km yang digelar di Run Happy and Healthy Bike Lane, Bangkok, Minggu (14/12).
Robi Syianturi mencatatkan waktu impresif 2 jam 27 menit 33 detik, meninggalkan jauh para pesaingnya di nomor maraton SEA Games 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved