Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri asal Kanada Bianca Andreescu gagal tampil pada Pan Pacific Open di Osaka karena kaki kanannya mengalami cedera.
Selain Andreescu, beberapa petenis lain seperti Marketa Vondrousova dan Belinda Bencic, yang masing-masing masih melakukan pemulihan akibat cedera pergelangan tangan dan kaki itu juga tidak akan ikut berkompetisi.
"Saya meminta maaf karena tidak bisa mengikuti Toray Pan Pacific Open tahun ini," kata peraih gelar Grand Slam US Open 2019, Sabtu (14/9).
"Saya tahu turnamen itu adalah turnamen tenis wanita terbesar di Jepang dan saya sangat menantikan bisa berkompetisi di sana. Saya harap bisa segera bertemu kalian," imbuhnya
Baca juga: Andreescu Ingin Kemenangannya Jadi Inspirasi
Petenis Swiss Bencic juga turut menyampaikan kekecewaannya karena tidak bisa bermain di turnamen tersebut.
"Saya sedih tidak bisa datang ke Osaka tahun ini dan bermain di Toray Pan Pacific Open," ungkap Bencic.
"Saya selalu gembira bermain di Jepang apalagi di depan para penggemar, tapi saya butuh istirahat karena cedera kaki yang saya alami. Saya sangat menanti untuk kembali ke Jepang tahun depan dan semoga turnamen tahun ini berjalan dengan baik," jelasnya.
Atas ketidakikut sertaan trio itu, petenis Amerika Alison Riske, Yulia Putintseva dari Kazakhstan dan petenis Puerto Riko Monica Puig dipastikan masuk ke putaran pertama turnamen yang berlangsung 16-22 September itu.(OL-5)
Hasil Australia Terbuka 2026 menampilkan kemenangan Carlos Alcaraz, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff yang melaju mulus ke putaran ketiga di Melbourne.
Kenali Janice Tjen, petenis Indonesia yang mencetak sejarah di Australian Open 2026. Simak profil, prestasi, dan fakta menarik perjalanannya di Grand Slam.
Janice Tjen cetak sejarah di Australia Terbuka 2026 usai singkirkan unggulan ke-22, Leylah Fernandez. Ia merasakan momen yang sangat spesial.
Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, sukses mengakhiri dahaga 28 tahun publik tenis Tanah Air setelah melaju ke babak kedua Australia Terbuka 2026.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved