Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
EKO Yuli Irawan mengungkapkan, pada bulan puasa nanti, atlet angkat besi Indonesia itu tetap menjalani latihan seperti biasa berbarengan dengan menunaikan ibadah wajib bagi umat Islam di bulan Ramadan.
"Kita selama ini alhamdulillah tetap puasa walaupun latihan," ungkap Eko di Jakarta, Sabtu (4/5).
Tidak makan dan minum dari fajar hingga terbenam matahari tidak menjadi alasan bagi peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 itu untuk tidak menjalani jadwal latihan pelatnas yang ketat.
"Karena latihan tetap di dalam gedung. Kita tidak lari-larian. Justru di bulan puasa lebih nyaman karena waktunya jadi kelihatan lebih singkat karena kita bangun tidur setelah itu jam 9 latihan, jam 12 selesai. Paling mandi, salat dan istirahat," ungkap Eko.
"Jam setengah empat sudah siap latihan, belum selesai latihan sudah azan maghrib, waktunya jadi lebih cepat," kata atlet asal Lampung itu.
Baca juga: Eko Yuli Dapat Pesaing Berat dari Tiongkok
Hanya jam makan saja yang diubah. Selain itu, Eko juga perlu menjaga berat badannya setelah seharian berpuasa dan latihan.
Namun, Eko mengungkapkan dulu pernah beradu argumen dengan pelatihnya ihwal menjalani latihan di bulan Ramadhan.
"Pelatih beranggapan logis kan ya kalau enggak makan tenaga dari mana? Begitu pemikirannya. Saya enggak. Saya tetap puasa sampai berantem sama pelatih." kata Eko.
"Kita percaya Yang Maha Kuasa bisa memberi yang tidak mungkin jadi mungkin. Percaya di situ saja. Lagipula kita juga kalau mau tanding selalu diet. Ini buat latihan," imbuhnya
Akan tetapi ada juga momen ketika Eko harus meninggalkan ibadah puasa yaitu ketika turun di Olimpiade London 2012.
"Itu kan Juli. Tinggal beberapa minggu lagi Olimpiade jadi mau enggak mau puasanya pas libur latihan saja." kata Eko yang meraih medali perunggu di Olimpiade London itu. (OL-2)
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Pemicu utama maag atau dispepsia adalah naiknya asam lambung akibat pola makan yang tidak terjaga.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Tak hanya menghadirkan oleh-oleh dari Arab Saudi, Bursa Sajadah juga membawa produk dari Turki, India, hingga aneka snack sehat khas berbagai kota di Indonesia.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 setiap tanggal 17 Januari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved