Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP tim Mercedes-AMG F1 Valtteri Bottas mengaku ingin memperlebar jarak perolehan poinnya di puncak klasemen dari pembalap lain dengan menargetkan hasil positif di balapan GP Tiongkok akhir pekan
nanti.
Pembalap 29 tahun asal Finlandia itu setelah menjalani dua balapan, sementara memimpin di puncak klasemen pembalap dengan 44 poin, terpaut satu angka dari rekan satu timnya, Lewis Hamilton yang menguntit diperingkat dua.
Menjadi pemuncak klasemen mempengaruhi pola pikir Bottas menjelang seri ketiga balapan Formula 1
"Tentu itu menjadi faktor. Jika kalian lihat di atas kertas aku memimpin dan aku ingin mempertahankan posisi itu dan membuat jarak lebih lebar," kata Bottas dalam sesi jumpa pers di Sirkuit Internasional Shanghai, Tiongkok.
"Targetnya adalah mempertahankan pimpinan, tapi mencapai hal itu adalah dengan fokus di tugas," imbuhnya.
Di GP Australia, Bottas unggul dari Hamilton dan mempersembahkan finis 1-2 untuk Mercedes, sementara di Bahrain posisinya terbalik, giliran Hamilton yang juara setelah diuntungkan masalah reliabilitas mesin yang menimpa pembalap Ferrari Charles Leclerc, yang hampir meraih podium juara pertamanya.
Baca juga : Leclerc Harap Mobilnya Bagus Sampai Akhir Balapan
Bottas, yang gagal meraih satu pun podium tertinggi tahun lalu, unggul satu poin dari Hamilton setelah mencetak waktu putaran tercepat di balapan, aturan baru perolehan poin di musim ini.
"Di Bahrain tentu ada hal-hal yang bisa aku lakukan dengan lebih baik," kata Bottas.
Bukan balapan yang sempurna tentunya, sangat berbeda dari Melbourne, tapi itu bukan hal yang perlu dikhawatirkan karena semua dimaklumi," tukasnya.
Di balapan GP Tiongkok tahun lalu, Bottas bisa saja menjadi juara jika saja tidak dirugikan oleh keluarnya Safety Car di waktu yang kurang menguntungkan baginya sehingga Daniel Ricciardo, kala itu membalap untuk Red Bull, merampas trofi juara memanfaatkan ban yang lebih baru untuk melesat di trek sepanjang 5,451 km itu.
"Ini adalah musim yang berbeda, kompetisi antar tim sekarang berbeda dari tahun lalu. Jadi siapa bisa mengira apa yang bakal terjadi," tandasnya. (Ant/OL-8)
Iran intensifkan GPS spoofing menggunakan teknologi Beidou Tiongkok. Simak dampaknya bagi penerbangan militer AS dan Israel.
Tiongkok merespons permintaan Donald Trump terkait pengamanan Selat Hormuz. Beijing desak penghentian operasi militer dan fokus pada stabilitas ekonomi global.
Pada 9 Maret 2026, Hotel Ciputra Jakarta secara resmi menerima sertifikasi Chinese Friendly Hotel dari Agen Perjalanan asal Tiongkok, Ctrip.
Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong menyampaikan bahwa Tiongkok akan terus mendukung upaya perdamaian global serta menghormati kebebasan beragama di seluruh dunia.
Jalur kereta api Beijing-Pyongyang resmi dibuka kembali mulai Kamis ini. Ini aturan baru tiket dan siapa saja yang diperbolehkan melintas.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksiĀ empat kali lipat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved