Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP kawakan Italia, Valentino Rossi mengaku sudah mencoba mesin Moto-GP Yamaha versi 2019 dalam sebuah uji coba dan ia sama sekali tidak terkesan. Menurut juara dunia Moto-GP tujuh kali itu, tidak banyak perbedaan mesin motor baru tersebut dengan saat ini.
"Saya sudah mencoba edisi pertama dari mesin 2019. Tetapi saya pikir dan saya itu bukan uji yang terakhir.
Sebab itu seperti modifi kasi kecil, jadi masih sangat mirip," cetus the Doctor. Rossi yang fi nis di posisi ke delapan pada Moto-GP Aragon menyebut Yamaha sudah cukup tertinggal dari para pesaing.
Itu sebabnya mereka harus bekerja keras untuk mengurangi jurang tersebut. "Saya berharap mereka melanjutkan pekerjaannya, karena mesin itu buat kami masih bermasalah. Mereka harus membuat itu lebih baik," kata Rossi lagi.
Yamaha Indonesia siapkan 130 bengkel jaga dan posko mudik Lebaran 2026 di Ciwandan & Ketapang. Cek promo diskon servis, oli, dan suku cadang di sini!
Toprak Razgatlioglu mengungkapkan ia belum sepenuhnya mempercayai karakteristik ban depan Michelin, yang menjadi kendala utama dalam persiapan menuju seri pembuka MotoGp, akhir pekan ini.
Seri MGX dan URX dirancang untuk memberikan solusi audio yang praktis namun tetap berkualitas tinggi, baik untuk produksi konten, live streaming, maupun kebutuhan profesional lainnya.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Meski sepanjang kariernya di MotoGP terbiasa dengan mesin Inline4, Quartararo membantah jika performa buruk itu disebabkan oleh proses adaptasi gaya balap.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved