Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MAVERICK Vinales menyebut penampilan oke Johann Zarco di MotoGP musim 2018 merupakan bukti bahwa tim pabrikan Yamaha sempat membuat kesalahan. Pembalap asal Spanyol itu merujuk pada awal musimnya yang kurang memuaskan.
Meski kini menduduki urutan kedua klasemen pembalap sementara, Vinales harus berkutat di papan tengah pada awal-awal musim. Di posisi kedua, ia berjarak hingga 36 poin dengan Marc Marquez di puncak.
Sementara itu, rider Yamaha dari tim satelit Tech3, Johann Zarco, lebih menjajinkan sejak awal musim. Pembalap asal Prancis itu sukses meraih empat podium dalam lima balapan dan dua kali menjadi runner-up.
"Motornya baik-baik saja, coba saja Anda lihat (Johann) Zarco. Itu menjadi rujukan saya sekaligus bukti bahwa Yamaha telah salah dalam suatu hal. Kami memang salah dalam beberapa kasus. Jadi pada pramusim, saya tidak mengikuti jalur yang seharusnya saya ikuti," kata Vinales.
Balapan selanjutnya akan digelar di sirkuit Mugello dalam tajuk GP Italia pada Minggu 3 Juni mendatang. Sementara itu, sesi latihan bebas sudah akan digelar mulai JUmat 1 Juni. (medcom/OL-6)
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Meski sepanjang kariernya di MotoGP terbiasa dengan mesin Inline4, Quartararo membantah jika performa buruk itu disebabkan oleh proses adaptasi gaya balap.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Kolaborasi ini jadi bentuk nyata kedekatan Yamaha dengan gaya hidup anak muda masa kini yang identik dengan ruang kreatif seperti cafe.
Pada uji coba sebelumnya di Misano, Quartararo kurang puas dengan performa V4.
Keputusan memakai mesin V4 juga dipengaruhi evaluasi terhadap pembalap wildcard Yamaha yang melakukan serangkaian uji coba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved