Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Dilaporkan Hilang, Warga di IKN Ditemukan Tewas Diterkam Buaya

Ervan Masbanjar
05/4/2026 13:31
Dilaporkan Hilang, Warga di IKN Ditemukan Tewas Diterkam Buaya
Tim gabungan melakukan evakusia korban(MI/Ervan Masbanjar)

SEORANG warga bernama Jikram, 65, yang berdomisili di delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Jalan Datu Nondol RT.03 Kelurahan Sepaku, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) yang eorang warga yang berdomisili di kawasan delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Jikram (65), ditemukan meninggal dunia setelah sempat dilaporkan hilang. Korban ditemukan terapung di Sungai Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (5/4), diduga akibat diterkam buaya.

Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, mengonfirmasi bahwa tim gabungan menemukan jasad korban di sekitar area perkebunan karet miliknya di RT 01 Kelurahan Sepaku.

“Sekitar pukul 08.45 Wita, tim mendapatkan informasi dari warga yang berkebun bahwa ada mayat terapung di Sungai Sepaku dengan ciri-ciri sesuai dengan korban. Secara visual, terdapat luka di bagian leher dan pergelangan tangan kanan,” ujar Nurlaila, Minggu (5/4).

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini bermula pada Sabtu (4/4) sekitar pukul 05.30 Wita saat korban yang tinggal di Jalan Datu Nondol, Kelurahan Sepaku, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) berangkat menuju kebun untuk menyadap karet. Berdasarkan keterangan keluarga, Jikram biasanya sudah kembali ke rumah pada pukul 10.00 Wita.

Karena tak kunjung pulang, pihak keluarga bersama warga mulai melakukan penyisiran di pinggiran sungai dan hutan sekitar. Namun, upaya mandiri tersebut tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke BPBD PPU pada Sabtu siang pukul 14.27 Wita.

“Tim langsung melakukan pencarian baik di darat maupun penyisiran sungai menggunakan perahu hingga Minggu dini hari. Saat itu, tim hanya menemukan barang-barang milik korban berupa ponsel, rokok, dan topi di pondok peristirahatan kebun,” jelas Nurlaila.

Diterkam Saat Mengambil Air

Jasad korban akhirnya ditemukan pada pencarian hari kedua, sekitar 150 meter dari lokasi awal hilangnya korban. Berdasarkan analisis di lapangan, korban diduga diserang predator saat sedang beraktivitas di tepian air.

“Korban tewas diterkam buaya ketika sedang mengambil air di pinggir sungai dekat kebunnya,” tambah Nurlaila.

Setelah ditemukan, tim gabungan yang terdiri dari BPBD PPU, Basarnas, TNI-Polri, DKP Pos Sepaku, dan warga langsung mengevakuasi korban ke rumah duka. Dengan ditemukannya jasad korban, operasi pencarian resmi dinyatakan ditutup.

(P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik