Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Musim Pancaroba Diperkirakan Mulai April 2026, Kemarau Bakal Lebih Kering

Lieliek Dharmawan
30/3/2026 14:47
Musim Pancaroba Diperkirakan Mulai April 2026, Kemarau Bakal Lebih Kering
Ilustrasi.(Antara Foto)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan masa pancaroba di wilayah Cilacap, Jawa Tengah mulai berlangsung pada April hingga Mei 2026. Setelah itu,Cilacap akan memasuki musim kemarau yang diprediksi lebih kering dari kondisi normal.

Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung BMKG Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan musim kemarau diperkirakan mulai terjadi pada pertengahan Mei 2026. Ia menyebutkan, curah hujan pada periode tersebut diprediksi lebih rendah daripada rata-rata tahunan. 

“Tahun ini kemarau diprakirakan lebih kering dari biasanya, sehingga perlu diantisipasi sejak dini,” ujarnya pada Senin (30/3).

Menurut Teguh, durasi kemarau tahun ini juga diperkirakan cukup panjang, yakni berkisar antara 140 hingga 180 hari. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah, terutama daerah yang selama ini rawan kekurangan air.

Sejumlah wilayah seperti Binangun dan Nusawungu diprediksi akan lebih awal memasuki musim kemarau, bahkan sejak awal Mei. Adapun puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.

BMKG mengingatkan bahwa kondisi kemarau yang lebih kering dapat berdampak pada ketersediaan air bersih serta sektor pertanian. Oleh karena itu, masyarakat diminta mulai melakukan langkah antisipasi, khususnya dalam pengelolaan sumber daya air.

“Sementara itu, pada masa pancaroba yang berlangsung April hingga Mei 2026, kondisi cuaca cenderung tidak menentu. Hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir masih berpotensi terjadi. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta rutin memantau informasi cuaca resmi guna mengantisipasi perubahan kondisi yang dapat terjadi sewaktu-waktu,”tambahnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya