Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menggelar salat istisqa sebagai bentuk ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kondisi cuaca yang kering dalam beberapa waktu terakhir.
Salat istisqa tersebut dilaksanakan secara berjamaah dan diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Kegiatan ini menjadi wujud harapan warga agar hujan segera turun, mengingat pasokan air bersih di sejumlah wilayah mulai berkurang.
Dalam beberapa pekan terakhir, wilayah Tanjungpinang dan sekitarnya memang jarang diguyur hujan. Kondisi ini berdampak pada kebutuhan air masyarakat, terutama bagi warga yang bergantung pada sumber air tadah hujan.
Selain untuk memenuhi kebutuhan air bersih, hujan juga diharapkan dapat membantu menjaga kesejukan lingkungan serta mendukung aktivitas pertanian masyarakat di wilayah sekitar.
Di tengah harapan tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Kepulauan Riau berpotensi mengalami hujan ringan pada Senin (30/3).
Berdasarkan data Stasiun Meteorologi Hang Nadim, wilayah Batam, Tanjungpinang, dan Bintan diprediksi akan mengalami hujan ringan pada siang hari. Namun, hujan yang terjadi diperkirakan bersifat lokal dan tidak merata.
Sementara itu, wilayah lain seperti Karimun, Lingga, Natuna, dan Kepulauan Anambas umumnya diprakirakan berada dalam kondisi berawan hingga cerah berawan sepanjang hari.
BMKG menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh rendahnya kelembapan udara di lapisan atas serta kecepatan angin yang cukup kuat, sehingga pembentukan awan hujan kurang maksimal.
“Kondisi ini menyebabkan hujan yang turun cenderung ringan dan bersifat lokal,” demikian penjelasan BMKG, Senin (30/3).
Adapun suhu udara di wilayah Kepulauan Riau berkisar antara 24 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan yang bervariasi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, serta menghemat penggunaan air di tengah kondisi cuaca yang belum menentu.
Dengan adanya potensi hujan meski masih terbatas, warga Tanjungpinang berharap langit segera menurunkan hujan yang lebih merata, sehingga kebutuhan air dapat kembali tercukupi dan aktivitas masyarakat berjalan normal. (H-2)
Berbagai kegiatan pariwisata yang digelar bukan sekadar untuk hiburan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menarik wisatawan ke Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Wihaji bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengendarai sepeda motor menuju rumah penerima manfaat.
Nilai proyek tersebut mencapai Rp3,9 miliar, lebih rendah Rp600 juta dari pagu anggaran Rp4,5 miliar yang dialokasikan melalui APBD Kepri 2025.
RELAWAN Ansor Banser Kota Tanjungpinang melaksanakan kegiatan fogging dan sosialisasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) serta pola hidup bersihÂ
MEMASUKI periode musim kemarau 2026, ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla serta penurunan kualitas udara kembali meningkat di berbagai wilayah Indonesia. BMKG inagatkan polusi
BMKG memprakirakan masa pancaroba di wilayah Cilacap, Jawa Tengah mulai berlangsung pada April hingga Mei 2026. Setelah itu Cilacap masuk musim kemarau
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh terbentuknya tiga titik sirkulasi siklonik yang tersebar dari utara hingga timur wilayah Nusantara, memicu pertumbuhan awan hujan
Kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di perairan utara Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, serta Laut Maluku.
BMKG juga mencatat potensi hujan lebat dapat terjadi secara lokal, seperti di wilayah Pulosari, Kabupaten Pemalang, serta Bumijawa dan Bojong di Kabupaten Tegal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved