Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

2 Anak Harimau Mati, Pemkot Perketat Biosecurity Kebun Binatang Bandung

Bayu Anggoro
26/3/2026 14:49
2 Anak Harimau Mati, Pemkot Perketat Biosecurity Kebun Binatang Bandung
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat meninjau Kebun Binatang Bandung, Kamis (26/3).(MI/ Bayu Anggoro)

PEMERINTAH Kota Bandung bergerak cepat mengevaluasi total sistem tata kelola dan pengawasan satwa di Kebun Binatang Bandung menyusul kematian dua anak harimau berusia delapan bulan. Satwa hasil penangkaran itu diketahui terinfeksi virus Panleukopenia akut yang mematikan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengungkapkan, hasil pemeriksaan tim ahli menunjukkan virus tersebut menyerang dengan tingkat keganasan tinggi dalam sepekan terakhir.

“Ini pelajaran sangat penting. Panleukopenia memang umum, tetapi jika menyerang kucing besar usia muda, tingkat fatalitasnya sangat tinggi,” ujar Farhan saat meninjau langsung Kebun Binatang Bandung, Kamis (26/3).

Ia menegaskan, Pemkot Bandung segera mengambil langkah cepat, baik preventif maupun kuratif, untuk mencegah kasus serupa sekaligus melindungi satwa lain.

Fokus utama saat ini adalah pengetatan standar biosecurity di seluruh area kebun binatang. Selain itu, evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola juga dilakukan, terutama karena lokasi Bandung Zoo berbatasan langsung dengan permukiman padat dan masih dalam proses penataan ulang.

“Kami akan memperketat biosecurity dan memastikan sistem pencegahan berjalan optimal agar kejadian ini tidak terulang,” tegasnya.

Farhan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperbaiki ekosistem konservasi. Koordinasi diperkuat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga Kementerian Kehutanan.

Langkah strategis lain yang disiapkan adalah penunjukan lembaga konservasi berbadan hukum sebagai mitra resmi pemerintah dalam pengelolaan kebun binatang.

“Kasus ini menjadi momentum evaluasi besar. Dengan tata kelola yang lebih baik dan dukungan semua pihak, Kebun Binatang Bandung harus tetap aman bagi satwa dan membanggakan bagi warga Jawa Barat,” pungkas Farhan. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya